Anggaran Pilkada Aceh Utara Rp 66,8 Miliar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Anggaran Pilkada Aceh Utara Rp 66,8 Miliar

  • Reporter:
  • Sabtu, Mei 21, 2016
Foto Anggaran Pilkada Aceh Utara Rp 66,8 Miliar

LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, dan Ketua KIP Aceh Utara, Jufri Sulaiman, Jumat (20/5),  menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), yang berlangsung di Gedung Pang Lateh, Lhoksukon, Aceh Utara.

Dalam NHPD tersebut, besar anggaran yang dialokasikan Pemkab kepada KIP untuk pelaksanaan pilkada nanti sebesar Rp 66,8 miliar, yang pencairannya mulai dilakukan dalam bulan ini melalui tiga tahap.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Cek Mad, mengapresiasi upaya KIP yang sudah merevisi dan melakukan rasionalisasi kebutuhan anggaran pilkada yang sebelumnya mencapai Rp 92 miliar.

“Kami sangat menghargai KIP Aceh Utara yang sudah melakukan efisiensi dan penghematan sehingga dananya berkurang sangat signifikan,” ujarnya.

Cek Mad menjelaskan, efesiensi ini penting karena Pemkab selain selain harus menyediakan dana untuk KIP selaku penyelenggara pemilu, juga harus menyediakan dana untuk panwaslih dan pengamanan pilkada.

“Sampai saat ini kami belum tahu sumber dananya dari mana. Tapi yang penting, pemkab sangat mendukung pelaksanaan Pilkada 2017. Kami juga membutuhkan dukungan dari semua pihak agar pilkada lancar dan aman seperti sebelumnya. Sukses Pilkada 2017 merupakan sukses kita bersama,” ujar Cek Mad.

Sementara Ketua KIP Aceh Utara, Jufri Sulaiman, mengatakan, anggaran kebutuhan Pilkada 2017 sudah sesuai dengan Peraturan KPU, Peraturan Menteri Keuangan, serta standar kebutuhan barang dan jasa di daerah.

Membengkaknya kebutuhan anggaran dibandingkan Pilkada 2012, terjadi karena selain tekanan inflasi, juga karena adanya perubahan peraturan, termasuk untuk alat peraga kampanye pasangan calon.

“Kalau nanti aturan mengenai alat peraga kampanye berubah, kita tidak bisa menggunakan dana tersebut,” tambah Jufri.

Untuk efisiensi anggaran, dia katakan, pihaknya harus mengorbankan dan bahkan menghilangkan sejumlah item kebutuhan yang ada dalam pilkada sebelumnya. “Prinsipnya, jika bisa dihemat, kami upayakan sebisa mungkin,” demikian Jufri.(jaf) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id