Dihantam Pasang, Warga Mengungsi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dihantam Pasang, Warga Mengungsi

Foto Dihantam Pasang, Warga Mengungsi

MEULABOH-Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) warga Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Selasa (17/5), mulai mengungsikan barang-barang dalam rumah mereka ke desa lain. Hal ini dilakukan warga, karena rumahnya sudah sangat dekat dengan bibir pantai setelah desa itu dihantam pasang laut, dua hari terakhir.

Pasang laut yang semakin mengganas tersebut, dilaporkan juga telah merobohkan ratusan meter tanggul laut di Desa Pasir. Air laut ikut merendami tiga desa, meliputi Pasir, Suak Indrapuri, dan Ujong Kalak.

Berdasarkan data diperoleh Serambi, kemarin, sebanyak 12 KK tersebut sudah memindahkan seluruh peralatan rumah tangga menyusul pasang laut yang masih terus menganas, dan kemungkinan rumah mereka dihantam ombak.

Namun, untuk menananggulangi pasang laut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat telah mengerahkan dua unit alat berat ke lokasi pasang laut.

Sekdes Pasir, M Amin mengatakan, rumah warga 12 KK itu terancam amblas, karena dihantam pasang laut, demikian juga ratusan unit rumah lainnya. Dampak dari air pasang tersebut menyebabkan tanggul laut jebol mencapai ratusan meter yang dibangun baru-baru ini serta bangunan yang lama. “Karena tanggul jebol, sehingga air langsung merendami pemukiman warga,” kata Amin.

Keuchik Suak Indrapuri, Rosni Fianti Mala menambahkan, dampak air pasang menyebabkan pemukiman penduduk di desanya terendam. Air pasang juga telah merendami badan jalan Diponegoro, sehingga butuh penanganan yang maksimal.

Kepala BPBD Aceh Barat, Saiful AB yang ditanyai terpisah mengakui bahwa tiga desa yang berdekatan dengan pantai dilanda pasang laut, yakni Desa Pasir, Suak Indrapuri, dan Ujong Kalak. Untuk menanggulanginya telah dikerahkan alat berat serta personel, sehingga luapan air pasang diharapkan tidak semakin parah. “Saat ini berbagai upaya masih terus kya lakukan berkoordinasi dengan dinas teknis lainnya,” katanya.

Ia mengaku, selain pemukiman penduduk terendam, air pasang telah menghantam ratusan meter tanggul laut di Desa Pasir yang berbahan semen dan goni, sehingga air langsung meluap ke darat. Namun, terhadap bencana ini, BPBD telah membuat laporan ke BPBA dan BNPB untuk dapat dibantu penanganannya.

Air pasang melanda tiga desa tersebut, kata Saiful, sudah menjadi rutin bila musim berganti, sebab daerah itu merupakan lautan Samudra Hindia. Namun, bencana kali ini tergolong besar, karena tanggul yang dibangun sebagai penahan air ikut hancur.
Kadis Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi Aceh Barat, Shah Triza Putra Utama kemarin mengatakan, pihaknya sudah menerima data bahwa sebanyak 12 KK sudah mengungsi. Pihaknya juga sudah menyerahkan bantuan masa panik kepada korban air pasang. “Sejauh ini yang sudah kita bantu 12 KK,” kata Shah Triza.

Ia menambahkan, pihaknya masih terus memantau terhadap bencana alam air pasang melanda sejumlah desa di Kecamatan Johan Pahlawan, meliputi Pasir, Suak Indrapuri, dan Ujong Kalak. Untuk dua desa yang ikut terendam itu, sejauh ini belum ada yang mengungsi. “Namun, harapan kita pasang laut segera berakhir,” ujarnya.(riz) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id