Penyidik Usut Kasus SPPD Fiktif | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penyidik Usut Kasus SPPD Fiktif

Foto Penyidik Usut Kasus SPPD Fiktif

IDI-Tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Idi, Aceh Timur,  sedang mengumpulkan bukti untuk menentukan tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi dengan modus SPPD fiktif yang dilakukan oknum pejabat di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Timur, tahun 2011.

“Bahwa siapa yang akan menjadi tersangka dalam kasus ini, kemungkinan besar adalah pimpinan di Setdakab Aceh Timur saat itu. Karena pimpinan tersebutlah yang bertanggung jawab penuh atas terbitnya dan pencairan uang SPPD fiktif ini. Selain itu, fakta yang ditemukan dalam peristiwa ini, indikasi pidana itu terjadi atas perintahnya,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Idi, M Ali Akbar, SH MH, melalui Kasi Pidsus Helmi Abdul Aziz SH kepada Serambi, Jumat (13/5).

Akan tetapi,  untuk dapat dikeluarkannya surat penetapan tersangka, kata Abdul Aziz, saat ini tim penyidik sedang mengumpulkan bukti  yang cukup. Surat perintah penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dengan modus SPPD fiktif ini, kata Abdul Aziz,  dikeluarkan oleh Kejari Idi M Ali Akbar berdasarkan hasil gelar perkara pada 26 April 2016 lalu di ruang rapat Kejari. Berdasarkan hasil rapat gelar perkara, pihaknya menyepakati penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyelidik terhadap kasus ini layak ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan.

“Alasannya, karena sudah ditemukan adanya peristiwa pidana yang melibatkan oknum pejabat di Setdakab Aceh Timur. Selanjutnya,  tim penyidik saat ini sedang mengumpulkan bukti untuk menentukan tersangkanya,” jelas Abdul Aziz.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Jaksa penyidik sebelumnya, kata Abdul Aziz,  berdasarkan rekomendasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri/Tipikor Banda Aceh melalui Putusan Nomor:53/Pid.Sus-TPK/2014/PN-Bna tanggal 11 Mei 2015. Terdakwa Gunawan bin Syahrolan dan Zulkifli bin Alm Muhammad yang merupakan pemalsu stempel dan pengetik SPPD fiktif. (c49) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id