Pemko Diminta Evaluasi HGU Telantar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemko Diminta Evaluasi HGU Telantar

Foto Pemko Diminta Evaluasi HGU Telantar

SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam diminta mengevaluasi Hak Guna Usaha (HGU) milik sejumlah perkebunan kelapa sawit yang telantar. “Karena banyak lahan HGU yang telah keluar izinnya puluhan tahun namun sampai sekarang tidak digarap secara serius,” kata Pemerhati Petani Kota Subulussalam Subangun Berutu kepada Serambi, Kamis (12/5).

Menurutnya sejauh ini ada dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki izin HGU puluhan tahun lalu, namun belum maksimal dikelola. Bahkan, menurut mantan pengurus Apkasindo Subulussalam ini menyatakan ada HGU yang izinnya hampir mati namun lahannya belum sepenuhnya digarap. Kedua HGU itu berada di kawasan Kecamatan Sultan Daulat dan sebagian lahan ada di Kecamatan Simpang Kiri dan Penanggalan.

Perusahaan yang menelantarkan lahan ini menurut Subangun sama artinya menyalahgunakan Izin Usaha Perkebunan (IUP). “Bayangkan, lahan tidak bisa dikelola oleh masyarakat karena masuk kawasan HGU tapi perusahaan malah menelantarkannya,” ujar Subangun.

Dia menambahkan kedua perusahaan perkebunan yang akan berakhir masa izin HGU tersebut adalah PT Laot Bangko dan PT Asdal Prima Lestari. Keduanya, menurut Subangun, memiliki limit izin selama 30 tahun. Dia sebutkan untuk PT Laot Bangko batas izin hanya sampai 31 Desember 2019 mendatang. Sesuai aturan, tiga tahun menjelang berakhirnya masa berlaku izin HGU harus diperpanjang.(lid) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id