Musik dan Puisi “Rangkaian Bunga Kopi” Tampil di DPRA | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Musik dan Puisi “Rangkaian Bunga Kopi” Tampil di DPRA

Foto Musik dan Puisi “Rangkaian Bunga Kopi” Tampil di DPRA

JAKARTA – “Rangkaian Bunga Kopi,” sebuah grup musik dan puisi yang menyuarakan nurani alam dan kearifan lokal, tampil dalam Sidang Ke-IV Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh di DPRA, Banda Aceh, Jumat (13/5) malam.

Sebelumnya grup yang dimotori musisi asal Simeulue Yoppi Andri, pemain cello yang lama bermukim di Paris, Jassin Burhan, musisi asal Bali Yoyok Harness, dan penyair Fikar W Eda telah tampil di Gedung Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR-RI) selama 2014-2015.

“Semoga kehadiran kami dalam sidang ke IV Kaukus Berkelanjutan Aceh, memberi makna lain bagi keberlanjutan pembangunan,” kata Yoppi Andrie.

Kaukus Berkelanjutan Pembangunan Aceh diselenggarakan Aceh Climate Change Initiative (ACCI) – Unsyiah yang memainkan peran dalam bidang komunikasi dengan legislatif di Aceh. Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh diluncurkan pertama kalinya, 15 Juni 2015 di Banda Aceh. Prof Emil Salim sebagai Keynote Speaker bersama para inisiator turut menandatangani deklarasi solidaritas lintas generasi yang menandai diluncurkanya Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh.

Kaukus diketuai Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan, dengan inisiator kaukus H Muhammad Amru, Kautsar M Yus dan Ramadhana Lubis. Irwan Djohan mengatakan, persidangan IV Kaukus Pembangunan Berkelanjutan Aceh ini dengan topik “Kedaulatan dan Ketahanan Pangan.”

Anggota DPRA, M Amru, seorang inisiator kaukus menyatakan kaukus ini bertemu secara periodik dengan melibatkan para pihak membahas beberapa isu-isu krusial, diantaranya Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Manajemen Resiko Bencana Alam dan Mitigasi Konflik Satwa Liar, Kedaulatan dan Ketahanan Pangan, Energi dan Infrastruktur Ramah Lingkungan, Pelestarian Sumber Daya Kelautan dan Maritim.

Yoppi Andri menyampaikan, Rangkaian Bunga Kopi dalam pertunjukan di Gedung DPR Aceh, akan memainkan komposisi musik dan puisi yang menyuarakan tentang alam dan pangan. Antara lain berjudul “Sepiring Mie Aceh, Secangkir Kopi Gayo, Bertalam Giok Nagan, Mantarafara Simeulue,” dan lain-lain. (fik) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id