Polisi Tahan Tauke Kayu Ilegal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Tahan Tauke Kayu Ilegal

Foto Polisi Tahan Tauke Kayu Ilegal

IDI – Penyidik Polres Aceh Timur, Kamis (12/5), resmi menahan satu lagi tersangka kasus ilegal logging yang diketahui berperan sebagai pemodal (tauke). Sebelumnya, polisi juga telah menahan delapan tersangka yang tertangkap tangan mengambil kayu secara ilegal di kawasan hutan produksi di Gampong Ranto Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, pada Jumat, 20 April 2016 lalu.

“Kami sudah menahan Nazir (34), Ketua Koperasi Rahmatan Lilalamin, yang merupakan pemodal dalam kasus ini. Nazir kami tahan mulai Kamis (12/5) setelah ia menjalani pemeriksaan di Mapolres Aceh Timur,” ungkap AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu SH, kemarin.

Sebelumnya, polisi bersama Dishutbun Aceh Timur juga telah melakukan gelar perkara terkait kasus ilegal logging ini, pada Senin (9/5) lalu.

Gelar perkara itu, memperjelas keterlibatan Nazir dalam kasus ini, karena sebelumnya ia hanya diperiksa sebagai saksi, dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Penetapannya sebagai tersangka didukung unsur dan bukti yang cukup, termasuk keterangan dari delapan tersangka yang telah ditahan sebelumnya,” jelas AKP Budi.

Nazir akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyelidikan. “Dia (Nazir) juga telah menandatangani surat penahanan dirinya,” ungkap AKP Budi.

Dengan ditahannya Nazir, seharusnya jumlah tersangka dalam kasus ilegal logging ini sebanyak sembilan orang. Tetapi saat sedang diproses hukum, seorang tersangka asal Medan (Sumut) meninggal dunia akibat serangan jantung. Sehingga total jumlah tersangka yang ditahan polisi saat ini hanya delapan orang.

“Kasus ilegal logging ini tinggal melengkapi berkas saja. Rencananya, dalam bulan Mei ini akan dilimpahkan ke Kejari Idi,” ungkap AKP Budi, Kasat Reskrim Polres Aceh Timur.(c49) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id