Penipu Sasar JCH Lansia Bireuen | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penipu Sasar JCH Lansia Bireuen

Foto Penipu Sasar JCH Lansia Bireuen

* Mengaku Pejabat Kankemenag dan Mampu Urus Pemberangkatan

BANDA ACEH – Ada-ada saja modus penipuan. Kali ini ada yang mengaku pejabat Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) menghubungi keluarga calon jamaah haji (CJH) lanjut usia (lansia) meminta dikirimkan uang Rp 3-5 juta untuk pengurusan pemberangkatan tahun ini.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Herman MSc, mengatakan kasus ini dialami keluarga CJH di Bireuen, meski belum ada yang mengirimkan uang kepada pelaku. Modusnya, pelaku mengaku sebagai Kasi Haji dan Umrah Kankemenag Bireuen dan meminta calon korban mengirimkan Rp 3 juta atau Rp 5 juta agar dapat dibantu pemberangkatannya ke Tanah Suci tahun ini.

Hal ini, kata Herman, sesuai informasi dari Kasi Haji dan Umrah Kankemenag Bireuen, Mukhlis. “Informasi yang saya peroleh, penipuan ini terjadi di hampir seluruh kecamatan di Bireuen. Baru diketahui setelah ada seorang keluarga CJH menanyakan langsung hal ini Kankemenag Bireuen. Sedangkan dari kabupaten/kota lain belum ada informasi,” kata Herman kepada Serambi, Rabu (11/5).

Herman menceritakan awalnya pelaku menghubungi keuchik di Bireuen untuk meminta data calon CJH uzur di desa dipimpinnya, bahkan jika ada keuchik menjawab tak tahu, pelaku mengatakan “apa juga tugas keuchik,” sehingga para kepala desa ini pun berhasil ditipu untuk menyerahkan data, apalagi mereka tak mengenal Kabid Haji dan Umrah Bireuen yang sebenarnya.

Kemudian, pelaku menghubungi keluarga CJH lansia untuk menawarkan diri mengurus pemberangkatan musim haji tahun ini, di samping ada juga yang menghubungi langsung keluarga CJH lansia. “Seolah-olah apabila tidak diurus, maka tidak dapat berangkat ke Tanah Suci tahun ini,” kata Herman.

Namun hingga kini, kata Herman, belum ada korban yang mengirimkan uang seperti permintaan pelaku, kecuali baru sebatas membuat janji akan mengirimkan uang. “Hingga pagi tadi (kemarin-red) nomor pelaku masih aktif yaitu 085340039178,” sebutnya.

Herman menambahkan, selain CJH lansia, kemungkinan modus yang sama juga akan dilakukan terhadap CJH cadangan. “Sepertinya pelaku memanfaatkan kondisi saat ini dengan jumlah waiting list CJH semakin bertambah dan semakin lama jatah berangkat, sehingga mengimingi korban dengan mengaku dapat mengurus keberangkatan yang syaratnya mengirimkan sejumlah uang,” jelasnya.

Kemarin, Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Herman, juga menginformasikan proses yang benar bagi JCH lansia untuk berangkat, yaitu JCH sudah 75 tahun lebih dan telah mendaftar minimal dua tahun ke atas. Kemudian mengajukan permohonan ke Kankemenag kabupaten/kota setempat.

“Selanjutnya pihak Kanwil Kemenag merangking berdasarkan nomor urut porsi yang duluan mendaftar, maka itu yang lebih dulu berangkat. Dalam keberangkatan CJH lansia maupun cadangan tidak ada biaya apapun, CJH menunggu saja dipanggil, atau dapat juga langsung ke Kankemenag setempat untuk mengetahui terkait jamaah lansia maupun cadangan,” demikian Herman. (una) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id