Warga Bandarbaru Pertanyakan Indikasi Pemotongan Raskin | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Bandarbaru Pertanyakan Indikasi Pemotongan Raskin

Foto Warga Bandarbaru Pertanyakan Indikasi Pemotongan Raskin

aceh.Uri.co.id, MEUREUDU – Puluhan Warga Gampong Teungoh Musa, Kecamatan Bandarbaru, Pidie Jaya, mempertanyakan indikasi pemotongan beras raskin warga yang dipangkas oleh pimpinan gampong setempat selama satu tahun terakhir yang telah mencapai 1,8 Ton. ‎Warga meminta aparat penagak hukum untuk mengusut.

‎Sejumlah warga yang terdiri dari, Munirwan, Rusli A Rahman, Mustafa Daud, Zulkifli Ahmadan A Rahman Adam, A Manaf Raden, M Harun, Husien, Nasruddin Yacob, M Hasan, Rahmad, Jamaluddin, serta M Rasyid
Kepada aceh.Uri.co.id, Rabu (11/5/2016) mengatakan, setelah terkuaknya indikasi pemotongan raskin selama lima kali dari 310 penerima atau Kepala Keluarga (KK) selama setahun terakhir hingga mencapai 1,8 ton, maka warga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut terhadap indikasi penyimpangan ini.

“Pengelolaan beras raskin selama satu tahun terakhir terindikasi kuat terjadi pemotongan dari lima kali jatah yang diberikan,”sebut Munirwan.

Disebutkan, dari lima kali pembagian beras raskin itu masing-masing untuk jatah dua bulan diberikan empat kali dan jatah tiga bulan satu kali. Dari hasil keterangan sejumlah penerima, dari jatah beras 12 Kg/penerima ternyata penerima hanya memperoleh 11 Kg. Artinya, ini merupakan langkah pemotongan.

Dikarenakan adanya pemtongan secara sepihak, para penerima raskin untuk sementara waktu terpaksa menolak jatah terakhir raskin dari 48 sak yang hendak disalurkan dalam waktu dekat ini.

“Yang jelas kami menuntut hak dan kejelasan serta meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan kuat pemotongan raskin warga ini sebab kasus ini telah kami laporkan kepada pihak Polsek Bandarbaru,”pintanya. (*) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id