Firdaus Cs Kembali Jadi Komisioner KIP Nagan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Firdaus Cs Kembali Jadi Komisioner KIP Nagan

Foto Firdaus Cs Kembali Jadi Komisioner KIP Nagan

* Ditetapkan Dalam Sidang Paripurna DPRK

* Sempat Diberhentikan dan Ditolak KPU

SUKA MAKMUE – DPRK Nagan Raya, Selasa (10/5), menggelar sidang paripurna penetapan lima komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Nagan Raya periode 2013-2018. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRK, Samsuardi alias Juragan, dan dihadiri oleh pimpinan SKPK, serta Muspida.

Kelima komisioner KIP yang ditetapkan tersebut adalah Firdaus SSos, Arif Budiman SPd, Said Mudhar AMa, Muhammad Yasin, dan Usman.

Menariknya, kelima nama itu sebelumnya telah diberhentikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, sebagai tindak lanjut atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan T Abdul Rasyid SE dan kawan-kawan. Selain itu, KPU juga sempat menolak usulan DPRK yang mengajukan kelima nama tersebut sebagai komisioner KIP.

Terkait hal itu, Juragan yang ditanyai Serambi mengatakan, sidang paripurna penetapan komisioner KIP Nagan Raya yang dilakukan telah sesuai dengan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilakukan Komisi A DPRK Rabu (4/5) lalu terhadap tujuh dari 15 calon yang telah diundang hadir.

Oleh karena itu, Juragan yakin penetapan kelima komisioner KIP tersebut tidak akan menimbulkan masalah karena yang dijalankan oleh DPRK sudah sesuai dengan dengan instruksi KPU yang meminta lembaga dewan ini memilih calon komisioner yang baru.

“Berbeda dengan Aceh Timur, setelah SK-nya dibatalkan, maka langsung menunjuk calon komisioner yang baru untuk dilantik setelah memenangkan gugatan. Sedangkan untuk persoalan di Nagan Raya, hal itu sama sekali tak ada,” katanya.

Ia juga optimis bahwa hasil paripurna tersebut akan berjalan mulus tanpa ada kendala apa pun. “Setelah parpurna ini kita lakukan, maka akan segera kita kirimkan ke KIP Aceh untuk mendapatkan rekomendasi untuk dikirimkan ke KPU Pusat di Jakarta,” kata Juragan.

Seperti diketahui, Asisten I Setda Aceh, Dr Muzakkar A Gani SH MHum, sebelumnya meminta KIP Nagan Raya dan Aceh Timur untuk melaksanakan keputusan MA. Muzakkar mengatakan, proses pengangkatan komisioner KIP Nagan Raya bertentangan dengan UUPA dan Qanun Nomor 7 tahun 2007, sebab tidak melalui rapat paripurna, tapi melalui rapat pimpinan dewan.

Selama ini, KIP tersebut dijabat oleh Firdaus SSos, Arif Budiman SPd, Said Mudhar AMa, Muhammad Yasin serta Usman. “KPU menyarankan kepada DPRK Nagan Raya untuk mambahas kembali komisioner KIP Nagan Raya sesuai mekanisme dan menetapkan komisioner KIP melalui rapat paripurna,” ujar Muzakkar, Jumat (29/4).

Selanjutnya pada Rabu (4/5) lalu, DPRK Nagan Raya menggelar fit and proper test terhadap para calon komisioner KIP. Dari 15 orang yang diundang, delapan di antaranya tidak hadir, termasuk Teuku Abdul Rasyid, Drs Said Dahlan, dan Nazaruddin SE, yang gugatannya dikabulkan oleh MA.

Mereka bertiga, menolak diuji karena sebelumnya sudah mengikuti tes yang dilaksanakan oleh Komisi A DPRK Nagan Raya. “Kami tidak mau mengikuti fit and proper test ulang yang dilakukan DPRK Nagan Raya, karena kami telah mengikuti tes yang dilaksanakan oleh Komisi A DPRK pada 5 Juni 2013 lalu, dan telah memiliki kekuatan hukum tetap,” kata Teuku Abdul Rasyid kepada Serambi, Jumat (6/5).

Pihaknya merasa bahwa kegiatan uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan DPRK Nagan Raya tidak berdasar dan tidak memiliki kekuatan dan dasar hukum yang jelas. Apalagi pihaknya juga telah memenangkan gugatan yang telah berkekuatan hukum tetap, sesuai putusan Mahkamah Agung RI Nomor 61.K/TUN/2015.(edi) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id