Riefky Harsya Kritisi Pengurangan Dana Pendidikan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Riefky Harsya Kritisi Pengurangan Dana Pendidikan

Foto Riefky Harsya Kritisi Pengurangan Dana Pendidikan

JAKARTA – Ketua Komisi X DPR RI, HT Riefky Harsya, mengkritisi pengurangan dana pendidikan dalam APBN-P 2016. Menurutnya hal ini akan berpengaruh besar terhadap penyiapan generasi emas 100 tahun Indonesia merdeka tahun 2045 mendatang. Pada tahun itu Indonesia akan memiliki bonus demogragi berupa 131 juta jiwa penduduk dalam usia kerja produktif.

Riefky Harsya menyampaikan hal ini di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/5). “Kita harus persiapkan dengan baik lahirnya generasi emas Indonesia. Waktunya tinggal 29 tahun lagi. Pengurangan anggaran pendidikan memberi dampak buruk terhadap program generasi emas tersebut,” kata Riefky, politisi Partai Demokrat daerah pemilihan Aceh.

Riefky Harsya menyatakan prihatin terhadap rencana Pemerintah Jokowi menurunkan anggaran pendidikan dalam APBN- P 2016. “Indikasi penurunan terjadi karena ada koreksi APBN-P untuk mencegah defisit anggaran,” kata HT Riefky Hasya.

Politisi Demokrat dari daerah pemilihan Aceh ini, membandingkan besarnya anggaran pendidikan selama sepuluh tahun semasa Presiden SBY, yang menaikkan anggaran pendidikan hampir 500 persen, dari Rp 77 triliun pada 2004 menjadi Rp 369 triliun pada 2014.

Dia menyebutkan Indonesia saat ini justru membutuhkan biaya pendidikan yang besar dalam rangka menyiapkan generasi emas tersebut. “Masih banyak daerah-daerah yang membutuhkan biaya pendidikan. Pembangunan bidang pendidikan jangan sampai terhambat, hanya karena ingin menutupi defisit anggaran,” ujarnya. Menurutnya, justru sebaliknya, pendidikan di Indonesia masih butuh dorongan dan dukungan yang besar dari negara, salah satunya dalam bentuk ketersediaan anggaran. (fik) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id