Pemain Persiraja belum Terima Gaji | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemain Persiraja belum Terima Gaji

Foto Pemain Persiraja belum Terima Gaji

BANDA ACEH – Kesebelasan Persiraja tampil menyakinkan dalam dua laga perdana Indonesia Soccer Championship (ISC) Serie B 2016. Tim berjuluk Laskar Rencong menghantam tim tamu PSMS Medan dengan skor, 3-0, Minggu (1/5) malam. Sepekan kemudian giliran PS Bangka yang menjadi tumbal dengan skor, 3-0, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu (7/5) malam.

Dua kemenangan ini mampu mengembalikan roh Persiraja dengan menjadi pimpinan klasemen sementara Grup I. Hanya saja, prestasi membanggakan ini justru ternodai akibat gaji pemain belum dibayar. Sebelumnya dijanjikan para pemain akan menerima gaji perdana yang sangat dinantikan, Senin (9/5). Tapi kabar gembira itu tak menjadi kenyataan hingga Selasa (10/5). Pengurus menjanjikan akan membayar gaji pemain, Rabu (11/5) bila sudah dikirim oleh PT Gelora Trisula Semesta sebagai operator kompetisi.

Dampak dari belum cairnya gaji terlihat dalam latihan di Stadion H Dimurthala, Selasa (10/5) sore. Informasi kepada Serambi, semangat pemain berkurang gara-gara janji cairnya gaji tak terpenuhi. Karena pemain sangat mengharapkan haknya. Pemain khawatir nasib musim sebelumnya dialami musim tanpa gaji. Mereka baru diberikan uang saku Rp 1 juta per pemain oleh manajemen. Pemain beruntung diberikan bonus seusai lawan PSMS Medan dan PS Bangka masing-masing Rp 10 juta oleh Ketua Panpel Persiraja, Khaidir TM. Kemudian bonus Rp 1 juta oleh Manajer Achbar FC Aceh Besar, Munzir Ahmad.

Seusai latihan, pemain bersama pelatih dikumpulkan di lapangan dengan membentuk formasi bulat. Manajer Persiraja, T Nurmiadi Boy menjelaskan kondisi terkendalanya pembayaran gaji kepada pemain secara sekilas dengan mengaku belum dikirim dana subsidi dari PT GTS. Dalam kesempatan itu terjadi dialog singkat antara pemain yang mempertanyakan kepastian kapan gaji mereka ditranfer.

Kapten Persiraja, Kurniawan memberi saran karena dana dari PT GTS sudah ada, bagaimana kalau dipinjam dulu sebentar uangnya, nanti dibayar lagi. Ia juga mendapat kabar bahwa pemain PSBL Langsa sudah ada gajinya. Kemudian elkapiten mempertanyakan bagaimana uang saku pemain yang berangkat untuk laga tandang ke Riau. Karena uang saku yang menjadi kewajiban manajemen untuk pemain itu pernah tak diberikan kepada punggawa Persiraja musim sebelumnya.

T Nurmiadi Boy memberi jawaban kepada pemain bahwa tak bisa meminjam dana kepada pihak lain. Karena PT GTS menjanjikan dana ditranfer segera. Kecuali bila dijanjikan dana subsidi ditranfer dua minggu kemudian, baru dipinjam dari pihak lain. Ia juga menyakinkan pemain bahwa dana subsidi akan ditranfer, Rabu (11/5) pagi dan sorenya akan dibayar gaji pemain. Begitu juga untuk uang saku selama tandang dijanjikannya akan disiapkan.

Informasi yang diperoleh Serambi dari berbagai media bahwa PT GTS sudah mentranfer dana tahap pertama Rp 200 juta kepada klub ISC Serie B sebelum kicff-off dimulai pada Minggu (1/5). Subsidi di penyisihan grup diberikan sebesar Rp 400 juta. Pemberian subsidi di diberikan dua kali, yakni sebelum kick-off Rp 200 juta dan tahap kedua pertengahan penyisihan grup. “Dana subsidi klub ISC Seri B sudah seminggu yang lalu ditransfer,” kata Husna, pihak operator ISC yang menangani subsidi ke klub seperti dilansir aceh.Uri.co.id Pekanbaru, Rabu (4/5).

Setelah selesai berbicara dengan pemain, Serambi menanyakan kembali kepastian pencairan gaji dan kendala atas pembayaran hak pemain. Manajer Persiraja, T Nurmiadi Boy menegaskan gaji pemain akan dibayarkan sore ini. Karena diakuinya dana dari PT GTS baru ditranfer pada, pagi ini. Keterlambatan ini menurut akibat pihak bank tak bisa mentranfer dana ke rekening milik Persiraja. “Kalau besok pagi (pagi ini-red) dana dikirim, besok sore (sore ini-red) kita kasih gaji pemain. Kita tak tahu berapa besok (hari ini-red) dikirim.,” ujarnya.

Untuk memudahkan tranfer dana subsidi, kata Boy, sudah memberikan rekening pribadinya untuk menerima dana subsidi dari PT GTS. Ia mengaku sudah memberikan rekening tim Persiraja sekitar 23 April dengan asumsi dana subsidi ditranfer 25 April. Tapi dana yang ditungu tak masuk ke rekening hingga terkendala pembayaran gaji pemain. Untuk penerimaan subsidi gelombang kedua akan digunakan lagi rekening Persiraja. Tapi akan dibuat rekening baru dan rekening lama tetap tak ditutup. “Kita butuh dana subsidi ini untuk membayar tiket laga tandang ke Riau yang sudah dibooking,” ujarnya.(adi) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id