Bupati Launching Ambulans Gratis | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bupati Launching Ambulans Gratis

Foto Bupati Launching Ambulans Gratis

* Untuk Antar-Jemput Pasien ke Rumah Sakit

* Masing-masing Puskesmas Sediakan Dua Ambulans

BIREUEN – Bupati Bireuen Ruslan M Daud bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bireuen, Dr Amir Addani MKes, meluncurkan (launching) ambulans gratis untuk antar-jemput pasien di wilayah tersebut. Peluncuran program itu bersamaan dengan penyerahan tujuh unit ambulans baru, yang berlangsung secara simbolis di Puskesmas Juli 2, Senin (9/5).

Kadiskes Bireuen Amir Addani mengatakan, program ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Bireuen serta jajaran kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada warga. Selama ini, katanya, hanya ada beberapa ambulans saja yang turun ke desa-desa untuk menjemput pasien. Tapi setelah ini, semua puskesmas wajib menjemput dan mengantar pasien.

Ia menyebutkan, terdapat 18 Puskesmas di Bireuen. Masing-masing Puskesmas menyiagakan dua sopir dan dua unit ambulans. Untuk memudahkan masyarakat, pihaknya juga menempelkan stiker nomor handphone sopir ambulans/puskesmas di setiap mobil ambulans tersebut.

“Begitu ada yang menelepon, ambulans langsung menjemput pasien untuk dibawa ke Puskesmas terdekat. Jika nanti harus dirujuk, maka akan diantar sampai ke rumah sakit rujukan, apakah itu rumah sakit di Bireuen atau ke Banda Aceh,” kata Amir kepada Serambi, kemarin.

Amir menambahkan, sebagian desa di Bireuen berada jauh di pedalaman. Untuk membawa pasien ke rumah sakit memerlukan waktu yang lama, dan kendaraan yang digunakan selama ini pikap bak terbuka dan lainnya. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu warga yang tinggal di pedalaman dan kesulitan transportasi.

Sementara itu, acara launching Ambulans “PASTI” tersebut dihadiri seluruh camat dan kepala Puskesmas di Bireuen, serta ratusan undangan lainnya. Bupati Ruslan M Daud, ikut menempelkan stiker nomor telepon ambulans gratis tersebut pada bagian belakang mobil.

Kadiskes Bireuen menambahkan, moto program ambulans antar-jemput pasien ini adalah “PASTI” atau profesional, amanah, senyum dan tanpa imbalan. Karena itu, sopir dilarang meminta biaya apapun dari keluarga pasien. Sebab, biaya operasional untuk ambulans ini termasuk honor sopir, bersumber dari biaya operasional masing-masing Puskesmas.

“Semuanya sudah diatur sedemkian rupa, mulai dari surat perintah jalan sampai honor petugas. Jadi sopir sudah kami ingatkan untuk tidak meminta uang apapun dari keluarga pasien. Tugas mereka juga akan mendapat penilaian tersendiri nantinya,” demikian Amir Addani.

Sebelumnya meluncurkan program ambulan gratis tersebut, Bupati Bireuen, Ruslan M Daud, menyerahkan tujuh unit ambulan baru pengadaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016, untuk tujuh Puskesmas. Acara itu berlangsung di Puskesmas Juli 2.

Ketujuh ambulans itu diberikan untuk Puskesmas Kota Juang, Peulimbang, Peusangan, Juli 2, Kuala, Simpang Mamplam, dan Pandrah. Sebelum diserahkan, ambulans tersebut dipeusijuk Abu Tumin Blang Bladeh.

Bupati Ruslan meminta seluruh petugas Puskesmas melakukan yang terbaik dalam melayani pasien. Ia berharap ke depan tak ada lagi masalah dalam pelayanan kesehatan. Ia juga berharap, ambulans baru itu dapat mendukung kelancaran tugas dalam melayani masyarakat, dan tidak disalahgunakan.(yus) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id