Bisnis Tepung Ikan belum Layak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bisnis Tepung Ikan belum Layak

Foto Bisnis Tepung Ikan belum Layak

Menurut data yang diperoleh Serambi dari Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pertanian Kota Banda Aceh, produksi ikan tangkap di kawasan Banda Aceh sekitar 7.300 ton per tahun. Sementara ikan reject dan berlebih paling banter sekitar 2 ton per hari atau 60 ton per bulan. Jumlah ini dinilai masih jauh dari cukup sebagai bahan baku pembuatan tepung ikan pada skala industri. “Kecuali untuk industri rumah tangga, itu bisa. Kalau bikin tepung ikan untuk skala industri masih sangat kurang stok ikannya,” kata Saladin, seorang praktisi perikanan kepada Serambi di Banda Aceh, pekan lalu. Bukan hanya dari sisi jumlah bahan baku saja yang kurang, kontinyuitas pun masih diragukan. Lazimnya, kata pria ini, dalam setahun sekitar 5-6 bulan jumlah tangkapan nelayan meningkat. Sementara pada bulan-bulan yang lain sangat minim.

Di Bayuwangi, Jawa Timur, kata dia, industri tepung ikan bisa hidup, lantaran stok bahan baku ikan cukup, yakni mencapai 1.000 ton per bulan. Selain itu, banyak pula industri-industri kecil skala rumah tangga yang tumbuh di sekitar pelabuhan. Sementara di Lampulo tidak ada seperti itu.

Diakuinya, bisa saja mendatangkan ikan yang kelebihan dari kawasan lain, misalnya dari Kuala Idi, Kuala Langsa, atau dari Meulaboh. Namun, mendatangkan ikan dari pelabuhan lain membutuhkan biaya transportasi yang pada akhirnya akan menaikkan unit cost untuk setiap tepung yang dihasilkan. Akibatnya, harga tepung menjadi mahal dan menjadi sulit bersaing pula dengan harga yang diproduksi di Medan, Sumatera Utara.

“Sebenarnya, jika Pemerintah Aceh ada kemauan, tidak terlalu sulit. Harus ada terobosan dan kebijakanlah. Saya yakin, pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh tidak paham persoalan ini. Mereka asal ngomong saja buat tepung ikan ini, buat tepung ikan itu, padahal belum layak pada skala industri,” kata dia.(sak) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id