Jamaah Protes PT Azizi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jamaah Protes PT Azizi

Foto Jamaah Protes PT Azizi

* Gagal Berangkat Umrah

SIGLI – Calon jamaah umrah dari Pidie melancarkan protes terhadap PT Azizi Tour & Travel yang beralamat di Medan, karena sebanyak 187 calon jamaah gagal berangkat umrah pada tanggal 12 Mei ini, seperti yang direncanakan. Protes tersebut memuncak dalam pertemuan antara jamaah dengan pihak PT Azizi Tour, di Meunasah Blang Asan, Kecamatan Kota Sigli, Sabtu (7/5).

Amatan Serambi, protes yang dilancarkan para jamaah yang didominasi kaum ibu itu, berlangsung cukup santun. Beberapa jamaah menyuarakan kekecewaannya di depan forum, dan meminta PT Azizi Tour & Travel menepati janjinya.

Sanusi SH, seorang calon jemaah, mengaku sangat dirugikan secara moril dan materil, akibat gagal berangkat umrah pada bulan Mei 2016 ini. “Karena itu, kami minta PT Azizi Tour & Travel mengembalikan uang Rp 20 hingga 25 juta, dari setoran biaya umrah Rp 16 juta. Karena banyak uang yang telah habis saat kami harus ke Medan (kantor PT Azizi-red) untuk menyetor biaya umrah ini,” ujarnya.

Pihak PT Azizi sebenarnya tidak membatalkan pemberangkatan jamaah umrah, namun mengundurkan jadwal hingga 12 November 2016. Akan tetapi, para calon jamaah tidak terima dengan pengunduran jadwal ini. Karena itu mereka menuntut ganti rugi pengembalian uang yang telah disetor (Rp 16 juta), ditambah kerugian moril dan materil lainnya. Sehingga jumlah ganti rugi yang diminta mencapai Rp 20 juta-Rp 25 juta.

Jamaah lainnya, Tgk Said Abdurrahman, meminta PT Azizi Tour & Travel mencari solusi terhadap diundurnya jadwal pemberangkatan umrah ini. “Kami tidak bisa terima jika diundurkan hingga November 2016, karena kami berharap bisa melaksanakan umrah di bulan Ramadhan. Jika permintaan kami (pengembalian uang) tidak disetujui, maka kita akan menempuh proses hukum,” katanya.

Calon jamaah umrah lainnya, M Nasir yang berstatus PNS, mengaku harus mengurus banyak hal sebelum berangkat umrah, seperti mengurus cuti. Karena itu, meski ia mengapresiasi sikap PT Azizi Tour & Travel yang bersedia datang menemui para jamaah di Sigli, namun ia meminta PT Azizi memberi kepastian jadwal pemberangkatan para jamaah, dengan perjanjian tertulis di atas materai.

Direktur PT Azizi Tour & Travel, Medan, Hj Nasla Lubis, dalam pertemuan dengan ratusan jamaah umrah Pidie, mengatakan siap menerima konsekwensi apapun untuk memenuhi keinginan 187 jamaah umrah dari Pidie.

“Saya siap menampung apapun keinginan dari jamaah umrah, baik itu mengembalikan uang Rp 16 juta tanpa pemotongan, pemberangkatan pada bulan November, bahkan dibawa ke ranah hukum,” ujarnya.

Menurutnya, pihak Azizi Tour & Travel tidak memiliki unsur kesengajaan melakukan penundaan pemberangkatan jamaah, sebagaimana yang dijanjikan. “Penundaan ini merupakan kebijakan Kemenag, karena jamaah umrah dari Aceh telah mencapai 3.000 orang lebih. Sehingga proses pemberangkatan jamaah umrah asal Pidie menjadi tertunda,” katanya.

Ia menjelaskan, pihak Azizi langsung mengamankan uang seat tiket begitu mengetaui kondisi ini. “Penundaan keberangkatan ini merupakan hal paling buruk yang bisa terjadi dan tak ada unsur kesengajaan dalam hal ini,” jelasnya.(c43) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id