PSBL Terkapar di Kandang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PSBL Terkapar di Kandang

Foto PSBL Terkapar di Kandang

* Dibantai PSPS Pekanbaru 3-0

* Laga Perdana ISC Serie B

LANGSA – PSBL Langsa menuai hasil memalukan di kandang sendiri dalam kancah Indonesian Soccer Championship (ISC) Serie B. Menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Langsa, Sabtu (7/5) petang, tim berjuluk ‘Elang Biru’ ini dibantai dengan skor mencolok 0-3.

Tiga gol skuadra ‘Asjar Betuah’—julukan PSPS Pekanbaru, masing-masing dicetak oleh Firman Septian pada menit ke-8, kemudian Ifrawadi menit 17, dan gol penutup Aga Mahardika di masa injury-time. Praktis, hasil buruk tersebut menghempaskan PSBL ke dasar klasemen Grup I.

Tak pelak, kekalahan memalukan di kandang sendiri itu memantik emosi tifosi ‘Elang Biru’ yang memadati Stadion Langsa. Cemoohan dan makian para penonton kepada para pelatih dan pemain pun tak bisa dibendung. Makian paling pedas dilontarkan suporter kepada Pelatih Jessi Mustamu yang dianggap jadi biang keladi kegagalan PSBL mengamankan poin kandang.

Laga yang disaksikan seribuan lebih pecinta bola baik dari Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang, sore itu dipimpin oleh wasit M Khisfan. Situasi lapangan cukup becek karena Langsa sejak pukul 08.00 WIB hingga siang kemarin diguyur hujan.

Namun, cuaca hujan itu tentunya merupakan suatu berkah bagi masyarakat Langsa, karena sejak 3 bulan terakhir daerah ini dilanda kemarau. Tak heran, lapangan Stadion Langsa yang dulunya hijau dan rata, belakangan ini menguning dan keras.

Meski berstatus tim tamu, PSPS rupanya tak merasa minder. Justru sebaliknya, tim asuhan Philep Hansen langsung mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat Firman Septian saat laga baru berjalan 8 menit. Memanfaatkan kelengahan PSBL yang bermain ofensif, counter attack ‘Askar Betuah’ mampu mengoyak jala Zulbahra.

Gol kedua tim tamu juga lahir dari skema serangan balik. Lini bawah Langsa yang terlalu maju dalam membantu serangan, gagal menutup celah yang terbuka. Imbasnya, Ifrawadi kembali memaksa Zulbahra untuk memungut si kulit bundar dari gawangnnya pada menit ke-17. Gol kedua PSPS ini tergolong indah, karena lahir lewat sundulan Ifrawadi yang menerima umpan lambung Aga Mahardika dari sudut kanan.

Sedangkan gol penutup juga tak disangka-sangka anak-anak PSBL. Soalnya, 1 menit lagi laga berakhir, Aga Mahardika sendirian dari sisi kanan dengan begitu cepat sukses membawa bola hingga ke area gawang yang dikawal Zulbahra, sebelum kemudian dengan dingin mencocor si kulit bundar ke dalam jala.

Kubu tuan rumah sendiri sebenarnya mampu mendominasi penguasaan bola. Bahkan, serangan yang dibangun anak-anak Elang Biru juga sempat berapa kali mengancam gawang PSPS Pekanbaru yang dijaga ketat Parningotan S. Tapi nasib tuan rumah tidak baik, dan juga buruknya penyelesaian akhir mengakibatkan ‘Elang Biru’ harus rela patah sayapnya di kandang sendiri.(zb) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id