Warga Sultan Daulat Tewas Disambar Petir | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Sultan Daulat Tewas Disambar Petir

Foto Warga Sultan Daulat Tewas Disambar Petir

aceh.Uri.co.id, SUBULUSSALAM – Seorang warga Desa Cipare-Pare Timur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam dilaporkan tewas akibat disambar petir pada, Rabu (4/5/2016) petang kemarin. Sementara seorang lainnya kritis dan harus dirawat di rumah sakit.

Tokoh Masyarakat Sultan Daulat, Harisman Sambo yang dikonfirmasi aceh.Uri.co.id Kamis (5/5/2016) membenarkan peristiwa tersebut. Harisman yang juga mantan Imum Mukim Sultan Daulat mengatakan petang kemarin suasan hujan dan angin kencang diwarnai sambaran petir. Dikatakan, korban yang tersambar petir ada dua orang yakni Herman (50) dan Saiful (17).

Kedua korban sedang duduk-duduk bersama seorang rekan lainya yang bernama Herman di sebuah rumah kosong menanti hujan reda. Tiba-tiba, petir yang selalu mengiringi hujan di Subulussalam menyambar ketiga warga itu.

Naas, satu orang yakni Herman meninggal sementara rekannya Saiful kritis. Satu warga lainya yang bernama Herman dilaporkan selamat dari musibah itu.

Kepala Desa Cipare-Pare Timur, Nolek yang dihubungi secara terpisah membenarkan seorang warganya tewas dan satu lainnya kritis akibat disambar petir.

Saat dihubungi, korban meninggal dunia dikatakan sedang dalam proses persiapan untuk dishalatkan.

”Sekarang mau dishalatkan, semalam belum dikebumikan karena menunggu anaknya pulang dari Banda Aceh,” kata Nolek.

Hujan deras disertai angin kencang ini setiap hari melanda Kota Sada Kata itu selama dua bulan terakhir. Hujan disertai angin kencang plus gemuruh petir membuat masyarakat setempat was-was hingga membuat warga di sana ketakutan sehingga memilih berdiam di dalam rumah.

Selain hujan dan angin, warga juga dicemaskan oleh gemuruh petir karena selama ini guntur kerap menciderai manusia di Kota Sada Kata itu. 

Tahun lalu, seorang warga juga tewas akibat disambar petir. Korban bernama M. Joko Suwito (30) warga Dusun Jambu/Lae Pinang, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam tewas disambar petir saat berteduh di bawah pohon kelapa sawit, Rabu (21/1/2015) sore. Sementara tiga rekan sekerjanya dapat diselamatkan setelah ditanam dalam kubangan lumpur oleh warga. (*) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id