Adi S Kepala Kantor Pertahanan Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Adi S Kepala Kantor Pertahanan Aceh

Foto Adi S Kepala Kantor Pertahanan Aceh

BANDA ACEH – Brigjen TNI Adi Sudaryanto SIP ditunjuk oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) sebagai Kepala Kantor Pertahanan untuk Provinsi Aceh. Sebelumnya, ia merupakan staf khusus Panglima TNI.

Selama bertugas di Aceh, Adi dibantu oleh dua pejabat TNI, yakni Kolonel Kav Bambang Sugiharto dan Kolonel Marinir Ahmad Sorony, serta prajurit TNI lainnya.

Dalam acara silaturahmi bersama awak media, Selasa (3/5), Adi menjelaskan beberapa hal tentang tugas pokok dan fungsi keberadaan Kantor Pertahanan di Aceh.

“Kami mengundang dan meminta bapak dan ibu hadir di sini lebih kepada silaturrahmi dan memaparkan apa yang sebenarnya menjadi tugas pokok dan fungsi kami sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pertahanan RI. Harapan kami, ini menjadi langkah awal membangun kemitraan serta intens membangun komunikasi,” kata Adi di kantornya di Jalan Masjid Assadaqah, No 39 Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh.

Dijelaskannya, sebelum ditunjuk sebagai Kepala Kantor Pertahanan bersama Brigjen TNI lainnya di enam provinsi di Indonesia, di Aceh sudah ada koordinator daerah (Korda) Pertahanan yang berdiri sejak tahun 2012 lalu, dipimpin oleh Kolonel Kav Bambang Sugiharto.

Memasuki tahun 2016, status Korda diubah menjadi Kepala Kantor Pertahanan. “Kantor Pertahanan Provinsi Aceh ini perpanjangan tangan Kementerian Pertahanan RI yang bertugas menjalankan kebijakan umum pemerintah bidang pertahanan negara, seperti memberikan data serta mengkoordinasikan semua sumber daya yang bisa digunakan untuk kekuatan pertahanan, salah satunya pembentukan kader-kader bela negara,” katanya.

Jenderal bintang satu ini menambahkan, kewajiban bela negara bukan hanya kewajiban kader, melainkan kewajiban semua warga negara, yang bertujuan untuk meminimalisir ancaman yang datang dari luar dan dalam negeri.

“Hal itu sebagai tindak lanjut dari Pasal 30 tahun 1945 bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara,” sebut Adi.(mir) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id