Tambang Emas di Beutong Masih Marak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tambang Emas di Beutong Masih Marak

Foto Tambang Emas di Beutong Masih Marak

* Polisi Segera Turunkan Tim

SUKA MAKMUE – Aktifitas penambangan emas ilegal di kawasan aliran sungai di Kecamatan Beutong dan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya masih marak terjadi. Bahkan pengerukan logam mulia tersebut kerap melibatkan alat berat. Hingga kemarin menurut laporan aktifitas di lokasi tambang makin mengancam meluasnya kerusakan lingkungan.

Kapolres Nagan Raya AKBP Agus Andrianto melalui Kapolsek Beutong Ipda Banta Amat kepada Serambi, Selasa (3/5) di Nagan Raya menyebutkan aktifitas penambangan emas ilegal ini dilakukan secara sembunyi-bunyi oleh sejumlah penambang dari kalangan masyarakat, dan pihak lainnya.

“Dalam waktu dekat saya bersama personel segera ke lokasi untuk menertibkan. Ini tak boleh lagi dibiarkan karena hanya akan merusak lingkungan dan merugikan daerah,” kata Banta Amat.

Ia menegaskan pihaknya beberapa waktu lalu telah meminta masyarakat agar tidak melakukan penambangan emas di kawasan itu sebelum ada izin resmi dari pemerintah. Namun, katanya, imbauan tersebut tidak dihiraukan sepenuhnya oleh para penambang.

Kapolsek Beutong Ipda Banta Amat juga menyebutkan sejumlah penambang emas ilegal di kawasan Beutong dan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya juga diduga selama ini kerap menggunakan BBM bersubsidi untuk menjalankan alat berat. “BBB tersebut tak boleh digunakan untuk industri karena BBM bersubsidi hanya boleh digunakan untuk kepentingan masyarakat,” kata Banta Amat.

Ia juga menjelaskan modus operandi yang dilakukan penambang untuk menyelundupkan BBM bersubsidi ke lokasi tambang dengan cara melakukan modifikasi tabung minyak di kendaraan roda empat. Tabung minyak tersebut kemudian diisi BBM di SPBU resmi yang menjual BBM subsidi. “Ini yang masih kita selidiki, namun terkendala karena adanya pihak yang diduga memback-up aktifitas ilegal tersebut,” katanya.(edi) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id