PLN Aceh Dihukum Rp 1,6 Miliar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PLN Aceh Dihukum Rp 1,6 Miliar

Foto PLN Aceh Dihukum Rp 1,6 Miliar

BANDA ACEH – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh mengabulkan sebagian gugatan PT Agung Mulia Indah (penggugat) selaku pelaksana paket pekerjaan Billing Management Aceh 2015-2019 untuk Area Subulussalam terhadap PT PLN Wilayah Aceh (tergugat). Tergugat terbukti bersalah karena sepihak membatalkan proyek yang sudah dimenangkan penggugat, sehingga tergugat dihukum membayar kerugian materil dan immateril Rp 1,6 miliar.

Majelis hakim diketuai Syamsul Qamar MH dibantu hakim anggota, Totok Yanuarto MH dan Eliyurita MH, membacakan putusan ini secara bergantian dalam sidang terakhir di PN Banda Aceh, Senin (2/5). Seperti diketahui, Billing Management adalah pekerjaan pembacaan dan pencatatan angka KWH meter, pengendalian piutang, dan penataan data induk langganan.

“Mengabulkan gugatan penggugat sebagian dan menyatakan tergugat melakukan perbuatan melawan hukum. Menyatakan nota dinas tergugat tidak sah dan tidak berkekuatan hukum dan menyatakan sah secara hukum penggugat sebagai pemenang lelang,” baca Syamsul Qamar.

Majelis hakim juga membebankan tergugat membayar kerugian materil Rp 600 juta dan inmateril Rp 1 miliar terhadap penggugat. Apabila tergugat lalai menjalakan putusan tersebut setelah berkekuatan hukum tetap, maka tergugat juga dihukum membayar uang paksa Rp 500 ribu perhari.

Pada sidang kemarin, penggugat diwakili kuasa hukum, Hendri Saputra SH. Sedangkan tergugat diwakili kuasa hukum, Bahrul SH. Menanggapi putusan tersebut, tergugat menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari untuk menentukan apakah menerima atau menolak putusan ini dengan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh.

Kuasa hukum penggugat, Hendri Saputra kepada Serambi mengatakan menerima putusan itu. Menurutnya, pembatalan pengadaan pengerjaan yang dimenangkan kliennya tidak berlasan. Sebab, dalam proses pelelangan kliennya telah melengkapi semua persyaratan dan dinyatakan menang oleh panitia pengadaan dengan nilai penawaran Rp 18.905.634.000. (mas) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id