Bupati Pimpin Kutip Sampah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bupati Pimpin Kutip Sampah

Foto Bupati Pimpin Kutip Sampah

* Warga Tetap Tutup TPA

TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM memimpin gotong-royong massal untuk membersihkan sampah yang berserakan di seputaran Kota Takengon. Aksi bupati tidak didukung warga dengan tetap menolak dua lokasi dijadikan tempat pembuangan akhir (TPA) Uwer Tetemi di Kecamatan Silih Nara dan Bur Lintang di Kecamatan Linge.

Bupati Nasaruddin yang ditemui di sela-sela kegiatan itu, mengatakan, awalnya pembersihan sampah merupakan ide dari Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dodi Rahmawan. Dia menyatakan pembersihan sampah di seluruh lingkungan pemukiman secara massal.

“Aksi ini merupakan wujud partisipasi seluruh elemeh masyarakat ntuk menciptakan lingkungan tetap bersih,” jelasnya. Dia mengakui selama dua pekan terakhir ini masih terkendala lokasi pembuangan akhir sampah karena belum adanya kesepahaman dengan warga di sekitar TPA, walau sudah diadakan pertemuan sebelumnya.

“Gerakan yang dilakukan ini untuk memunculkan kesadaran warga Kota Takengon untuk tidak membuang sampah di luar kontainer dan jangan lagi buang sampah di luar tong sampah,” tegasnya. Dia menyatakan jika sampah dibuang di luar kontainer, maka akan berserakan dan dapat menimbulkan bau tak sedap.

Dia berharap, jenis sampah yang dibuang warga harus dipisahkan, yakni sampah organik dan non-organik, sehingga bisa dimanfaatkan kembali. Dia mencontohkan, sampah organik bisa digunakan kembali dengan diolah menjadi pupuk organik, demikian juga dengan sampah non-organik bisa didaur ulang menjadi barang-barang yang bernila ekonomis.

“Jadi, bila ada pemisahan, maka sampah yang dibuang ke TPA tidak banyak lagi,” ujar Nasaruddin. Dia kembali mengimbau warga yang menutup TPA agar dapat membuka jalan, sehingga truk pengangkut sampah dapat membuang sampah dari ibukota Aceh Tengah ini, apalagi tahun ini ditargetkan mendapat Adipura.

Sedangkan warga Kampung Mulie Jadi dan Genting Gerbang yang berjarak hanya beberapa kilometer dari TPA Uwer Tetemi tetap menutup akses jalan menuju TPA, sehingga tidak dapat dilalui truk pengangkut sampah. Sepertinya fokus terhadap penyelesaian persoalan sampah yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir di kota dingin itu belum juga berakhir.

Melihat tindakan warga dua kampung itu, Bupati Nasaruddin pada Senin (2/5) turun langsung ke sejumlah titik di Kota Takengon untuk ikut membersihkan sampah yang berserakan di lokasi umum. Bupati Aceh Tengah didampingi istrinya yang juga first lady Aceh Tengah, Apini Nasaruddin untuk memungut sampah yang berserakan di beberapa lokasi.

Aksi yang dilakukan orang nomor satu di Aceh Tengah ini, terbilang dadakan, seusai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional. Nasaruddin langsung mengajak anggota Forkopimda dan para peserta upacara untuk bergotong royong mengumpulkan sampah.

Bupati Nasaruddin memberi contoh dengan mengambil sampah yang berserakan di luar container di Komplek Terminal Lama, Kota Takengon. Aksinya itu, akhirnya diikuti sejumlah anggota Forkopimda, bahkan Ketua DPRK, Muchsin Hasan, ikut memegang onggokan sampah yang berserakan tanpa sarung tangan.

Aksi spontan pembersihan sampah itu, dimulai dari Komplek Terminal Lama, Kota Takengon dan dilanjutkan ke Terminal Paya Ilang hingga ke area Pasar Pagi Paya Ilang. Sejumlah pelajar, mahasiswa, anggota Polres Aceh Tengah, Satpol PP, anggota Bhayangkari, petugas kebersihan berbaur ikut terlibat dalam aksi pembersihan sampah di sejumlah lokasi.(my) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id