Polda Bekuk Komplotan Curanmor | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polda Bekuk Komplotan Curanmor

Foto Polda Bekuk Komplotan Curanmor

BANDA ACEH – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda dalam beberapa hari terakhir berhasil membekuk kawanan pencuri dan penadah becak dan sepeda motor hasil curian di wilayah Aceh Besar. Sebanyak delapan pelaku yang terdiri atas empat pencuri dan empat penadah berhasil diringkus dalam waktu yang berbeda.

Komplotan curanmor tersebut berhasil diringkus setelah polisi menangkap IG (36) Desa Stui Kecamatan Baiturrahman saat sedang melancarkan aksinya di kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (26/4) lalu. Dari pengembangan kasus, polisi kemudian berhasil membekuk tiga orang lainnya, yakni RD (40) Desa Punge Kecamatan Meuraxa, JF (38) Gampong Emperum Kecamatan Jaya Baru, dan LS (28) Desa Lampaya Lhoknga yang juga berperan sebagai pencuri.

Dalam pengembangan berhasil dibekuk empat penadah, yakni SI (43) Desa Tanjong, Lhoknga, RP (24) Desa Lampaya Lhoknga, AM (26) Lamglumpang Ulee Kareng, dan SA (30) Lampaya Lhoknga. Sementara barang bukti yang berhasil disita dari komplotan tersebut adalah tujuh becak motor dan lima sepeda motor yang dihadirkan bersama pelaku saat konferensi pers kemarin. Nurfallah mengatakan, modus operandi yang dijalankan oleh palaku dengan menggunakan kuncti ‘T’ saat melakukan pencurian.

“Mereka mengincar lokasi-lokasi publik seperti masjid, rumah sakit, kampus, dan tempat-tempat publik lainnya. Semua sepeda motor yang diambil menggunakan kunci leter T,” ujar Nurfallah.

Nurfallah menyebutkan, sepeda motor dan becak motor yang dicuri tersebut dijual ke penadaha dengan harga dari Rp 500.000 hingga Rp 1,5 juta. Menurut Nurfallah, becak motor paling banyak mereka incar karena sangat mudah laku. Untuk masyarakat yang kehilanganm becak atau sepmor silahkan datang ke Polda dengan membawa surat kendaraan.(dan) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id