Baitul Mal Data Fakir Miskin | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Baitul Mal Data Fakir Miskin

Foto Baitul Mal Data Fakir Miskin

* Disdikbub Seleksi Guru Teladan

BLANGKEJEREN – Baitul Mal (BM) Kabupaten Gayo Lues (Galus) mulai mendata warga yang masuk golongan fakir miskin, termasuk fisabilillah. Sebaliknya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Galus menseleksi guru teladan dan beprestasi, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk kepala sekolah.

Dilaporkan, petugas Baitul Mal mengumpulkan warga kurang mampu atau miskin di meunasah atau TPA masing-masing desa. Kepala BM Galus, Abdul Kadir SPdI, kepada Serambi, Kamis (28/4) mengatakan, warga golongan fakir dan miskin serta fisabillilah mulai didata, seiring akan disalurkan bantuan kepada mereka.

“Pendataan warga fakir, miskin dan fisabillilah sudah dilakukan di Kecamatan Blangkejeren, Dabun Gelang dan Blangpegayon,” jelasnya. Dia menyatakan seusai bantuan disalurkan kepada warga miskin di tiga kecamatan tersebut, maka pendataan kembali dilakukan di delapan kecamatan lainnya.

Dia mengungkapkan pola pendataan yang dilaksanakan tahun ini, berbeda dengan sebelumnya. Disebutkan, warga merasa dirinya masuk kurang mampu dan fakir miskin dikumpulkan di meunasah atau TPA untuk didata. “Masyarakat dikumpulkan di meunasah desa, kemudia didata satu persatu, sehingga tidak akan ada warga kurang mampu yang terabaikan,” ujarnya.

Dikatakan, seusai pendataan, maka warga yang masuk golongan fakir mendapat bantuan Rp 3,5 juta per kepala keluarga. Sedangkan untuk warga golongan miskin mendapat bantuan Rp 500 ribu/kk dan fisabilillah juga dengan jumlah yang sama, Rp 500 ribu/kk.

“Bantuan yang akan disalurkan itu berasal dari zakat dan infaq yang dikumpulkan selama ini, baik dari para PNS maupun masyarakat,” sebutnya. Dia berharap, para penerima dapat memanfaatkan bantuan sebaik-baiknya, tetapi untuk kebutuhan utama keluarga, bukan konsumtif.

Sementara, puluhan kepala sekolah bersama guru dari tingkat TK sampai SMA/sederajat mengikuti seleksi menjadi guru teladan dan berprestasi. Kegiatan diselenggarakan setahun sekali oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Galus di aula dinas, Kamis (28/4) untuk menjaring kepala sekolah, guru dan pengawas terbaik dan berprestasi.

Kadisdikbud Galus, Drs M Jamin menjelaskan seleksi guru dan kepala sekolah untuk semua tingkatan sekolah serta pengawas diikuti sebanyak 50 orang. “Mereka dinilai dari keberhasilan menjadi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, selain rekam jejak, termasuk akademisi dan prilaku selama mengabdi di tempat tugas masing-masing,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, pada 2015 lalu, Kabupaten Galus berhasil meraih juara II guru dan kepala sekolah serta pengawas sekolah teladan dan berprestasi tingkat Provinsi Aceh. Dia berharap, pada selekssi tahun ini tingkat provinsi, minimal prestasi 2015 dapat dipertahankan, bahkan kalau bisa lebih baik lagi.(c40) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id