Polisi: Tak Ada yang Lihat Fasdar Ditarik | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi: Tak Ada yang Lihat Fasdar Ditarik

Foto Polisi: Tak Ada yang Lihat Fasdar Ditarik

* Hasil Pemeriksaan Saksi terkait Insiden Damkar

LHOKSEUMAWE – Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menyatakan, dari hasil pemeriksaan lima petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Lhokseumawe, tidak ada satu pun yang melihat Fasdar alias Fadlan (33) ditarik oleh massa hingga akhirnya tergilas ban mobil damkar dan meninggal.

Hal itu disampaikan Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono melalui Kasat Reskrim AKP Yasir SE, Jumat (29/4). “Hasil pemeriksaan terhadap empat petugas pemadam kebakaran yang resmi tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP), mereka mengaku tidak melihat langsung Fasdar ditarik oleh massa saat bergantungan di mobil damkar,” kata Yasir.

Sehari sebelumnya, Komandan Regu (Danru) A Damkar Kota Lhokseumawe, Safwan kepada Serambi mengatakan, berdasarkan informasi dari anggotanya yang bertugas malam itu, ada yang melihat Fasdar ditarik oleh massa hingga jatuh dan tergilas ban mobil damkar.

“Kami sudah periksa lima petugas pemadam, termasuk Danrunya selaku yang bertanggung jawab terhadap anggotanya. Tapi dari hasil pemeriksaan tidak ada yang melihat langsung Fasdar ditarik oleh massa. Jadi, sampai saat ini kami belum menemukan fakta adanya tindak pidana dalam perkara ini,” ujar Yasir.

Namun begitu, pihaknya akan terus memeriksa sejumlah saksi lainnya yang berada di lokasi saat kejadian. “Nanti dari keterangan semua saksi, baru diambil kesimpulan, apakah ada unsur pidana atau tidak. Bila fakta dalam penyelidikan tidak adanya unsur pidana, berarti perkara ini adalah lakalantas, sehingga akan kita serahkan ke Satlantas,” demikian AKP Yasir.

Untuk diketahui, seorang petugas pemadam Pemko Lhokseumawe, Fasdar alias Fadlan (35), tewas mengenaskan setelah tergilas mobil pemadam yang diawakinya. Musibah itu terjadi di Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Senin 25 April 2016 sekitar pukul 22.00 WIB, ketika api membakar lima kedai berkonstruksi kayu di desa itu.(bah) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id