Feri Labuhanhaji-Sinabang Kembali Beroperasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Feri Labuhanhaji-Sinabang Kembali Beroperasi

Foto Feri Labuhanhaji-Sinabang Kembali Beroperasi

* Muatan Kapal Dibatasi

TAPAKTUAN – Mulai 3 Mei 2016 ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengeroperasikan kapal feri melayani penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan. “Kapal perdana dari Labuhan Haji Sinabang berangkat hari Selasa. Mauatannya dibatasi 16 ton sambil menunggu proses perbaikan permanen bagian dermaga yang rusak,” kata Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji Yulmahendra kepada Serambi, Jumat (29/4).

Dia sebutkan tim survei Dinas Perhubungan Komunikasi, Informasi, dan Telematika (Dishubkomintel) Provinsi Aceh sudah turun ke lokasi meninjau langsung kondisi kerusakan Mobile Bridge (MB) dermaga dan kerusakan badan jalan menuju dermaga. “Menurut penjelasan tim kerusakan tersebut akan segera diperbaiki,” ujar Yulmahendra.

Sebelumnya, Kadishubkomintel Aceh Hasanuddin sebagaimana dilansir Serambi mengatakan MB dermaga Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Aceh Selatan yang selama ini rusak segera diperbaiki. Saat proses perbaikan berjalan, pelabuhan tersebut tetap akan dioperasikan. Namun muatan barang untuk tujuan Labuhan Haji ke Sinabang, Simeulue dan sebaliknya menggunakan KMP Labuhan Haji akan dibatasi.

“Kesepakatan tersebut juga sudah disepakati dalam rapat di Dishubkomintel Aceh, Banda Aceh bersama pihak terkait lainnya, termasuk Syahbandar Tapaktuan,” kata Hasanuddin kepada Serambi, Kamis (14/4). Hasanuddin menyebutkan akibat kerusakan itu, KMP Labuhan Haji dengan rute Labuhan Haji menuju Sinabang dan sebaliknya, tidak beroperasi sejak 13 Maret 2016. Karena itu, sambil MB diperbaiki, KMP Labuhan Haji menuju Sinabang dan sebaliknya tetap beroperasi dengan muatan terbatas.

“Artinya barang berat, seperti truk dan lain-lain, jangan dinaikkan dulu ke kapal karena dermaga pelabuhan belum mampu menampung,” katanya.

Menurutnya, selama ini dermaga pelabuhan tersebut sudah diperbaiki pihak Dishubkomintel Aceh Selatan, tapi tak bertahan lama, sehingga harus diperbaiki pihak Dishubkomintel Aceh. Hasanuddin menyebutkan jika perbaikan itu sudah rampung, maka penyeberangan akan normal lagi.

Sementara itu, anggota DPRA Yunardi Natsir dalam kesempatan reses ke Aceh Selatan belum lama ini mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat segera memperbaiki kerusakan Mobile Bridge (MB) dermaga Labuhan Haji. Menurutnya, kondisi itu tidak bisa dibiarkan karena berdampak besar bagi perekonomian masyarakat sekitar pelabuhan dan para pengguna jasa penyeberangan laut.(tz) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id