Umrah Ditunda, Calon Jamaah Protes Travel | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Umrah Ditunda, Calon Jamaah Protes Travel

Foto Umrah Ditunda, Calon Jamaah Protes Travel

BANDA ACEH – Sepuluh calon jamaah umrah asal Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie mendatangi Azizi Tour & Travel Cabang Aceh, Banda Aceh, Kamis (28/4). Mereka memprotes pengunduran jadwal keberangkatan umrah dari 29 April 2016 menjadi 9 Mei 2016. Sedangkan pihak travel itu, mengaku penundaan berangkat ini karena visa para jamaah itu belum keluar.

Siti, seorang di antara mereka, mengatakan pihaknya merasa dirugikan atas perubahan jadwal sepihak itu. Dia mengaku, dirinya dan keluarga yang ingin mengantarkannya sudah tiba di Banda Aceh sejak kemarin, sehingga sangat kecewa dengan perubahan mendadak itu.

“Perubahan jadwal ini bukan cuma sekali. Sebelumnya kami dijadwalkan berangkat pada 18 April, diubah jadi 25 April, kemudian ditunda menjadi 29 April. Sekarang mereka dengan gampang bilang ditunda lagi jadi 9 Mei,” kata Siti, yang mengaku membayar Rp 18.500.000 untuk biaya umrah.

Dia mengaku keluarga dan warga gampongnya sudah mengadakan kenduri pelepasan jamaah umrah di Kecamatan Geumpang. “Kami malu sama saudara dan orang di gampong, sudah dipeusijuek ternyata enggak jadi berangkat. Alasannya belum keluar visa, kenapa enggak diberitahu jauh-jauh hari,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Irwan, calon jamaah umrah yang juga berasal dari Geumpang. Menurutnya rombongan umrah berjumlah 88 orang, 54 orang di antaranya dari Kabupaten Pidie, sedangkan sisanya dari Banda Aceh. Semua calon jamaah sudah siap untuk berangkat, apalagi sebagian mereka sudah mengambil cuti di instansi tempat bekerja di tanggal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Kami sudah terlanjur basah, mau tak mau harus menunggu keberangkatan pada 9 Mei. Pihak travel berjanji mengganti semua biaya kami kalau tak jadi berangkat lagi,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, petugas Azizi Tour & Travel Cabang Aceh yang tak mau menyebutkan nama mengatakan, pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai arahan manajemen di Medan. Selain itu katanya, semua administrasi peserta dilakukan di Medan.

Dia tambahkan, berdasarkan informasi dari kantor pusat Azizi di Medan, penundaan itu karena belum keluarnya visa para calon jamaah. “Kami cuma diberitahu bahwa penundaan karena visa belum keluar. Selebihnya kami tidak tahu,” tandasnya. (fit/aya) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id