Semoga Bisa Optimalkan Pemberdayaan UMKM | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Semoga Bisa Optimalkan Pemberdayaan UMKM

Foto Semoga Bisa Optimalkan Pemberdayaan UMKM

BUPATI Aceh Timur, Hasballah M Thaib, meminta Bank Aceh yang rencananya dikonversi penuh dari sistem konvensional ke syariah mulai Agustus 2016 bertepatan HUT ke-43 Bank Aceh, agar nantinya ketika konversi ini sudah berjalan, dapat memberikan kredit lebih lunak kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Aceh, sehingga kehadiran bank yang sudah dikonversi ke syariah ini bisa lebih mengoptimalkan pemberdayaan UMKM.

“Harapannya agar Bank Aceh nanti dapat memudahkan pemberian kredit kepada pelaku UMKM dengan sistem bagi hasil yang lebih adil, bahkan kalau memungkinkan dengan sistem kredit yang lebih lunak. Hal ini sangat membantu UMKM, seperti untuk pelaku usaha gorengan atau penjual keripik,” kata Hasballah, Kamis (28/4).

Menurut bupati yang akrab disapa Roki, selama ini pelaku UMKM di Aceh banyak terkendala modal usaha, ingin meminjam kredit ke bank, kesulitan menutupi cicilan pinjaman karena sistem bungan bunga bank yang konservatif. “Karena itu kita harapkan, konversi Bank Aceh ke syariah menjadi solusi bagi mereka,” ujarnya.

Hasballah berani mengklaim konversi ke syariah menjadi solusi kredit bagi pelaku UMKM di Aceh. Pasalnya otomatis kredit di bank ini nanti tentu tak membebankan peminjam (debitur) membayar bunga, melainkan peminjam mengembalikan pinjamannya berdasarkan bagi hasil atas keuntungan usahanya. “Teorinya kan seperti itu, sehingga kita harapkan praktiknya juga demikian,” harapnya.

Hasballah menambahkan, meski dirinya berhalangan hadir saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, sebagai pemegang saham utama pada 2015, yang melahirkan kesepakatan konversi ke syariah, namun dia mengaku sejak awal sudah mendukung upaya ini. Pasalnya, dengan konversi ke syariah, sistem keuangan sudah lebih terjamin halal sesuai pemberlakuan syariat Islam di Aceh.

Tak hanya Bupati Hasballah, sebelumnya harapan hampir sama juga disampaikan pelaku UMKM di Aceh dan Bupati Aceh Tenggara, Ir H Hasanuddin B, yang meminta dengan konversi ini harus mampu mempermudah dan meringankan pelaku UMKM di daerah ini dalam pemberian kredit, seperti sudah pernah diberitakan. (*) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id