Mantan Sekda Jadi Tersangka | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mantan Sekda Jadi Tersangka

Foto Mantan Sekda Jadi Tersangka

* Terlibat Kasus Korupsi Dana Hibah BPBD

SINABANG – Tim penyidik Polres Simeulue yang tengah menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah di Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue, akhirnya kembali menetapkan dua orang tersangka, yaitu mantan Sekda Mohd Riswan, serta mantan Bendahara Indra Dili.

Kasus korupsi tersebut ditengarai merugikan keuangan negara kurang sekitar Rp 3,1 miliar. Sebelumnya mantan kepala BPBD Simeulue sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka yang kini berkasnya sudah dilimpahkan penyidik ke Kejaksaan Negeri Sinabang.

Ada pun dua tersangka baru dalam kasus raibnya dana hibah di BPBD Simeulue itu, yakni mantan Sekda Simeulue, Mohd Riswan, dan mantan bendahara BPBD Simeulue, Indra Dili.

Kapolres Simeulue AKBP Edi Bastari, kepada wartawan, Rabu (27/4) mengatakan, penetapan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi itu telah ditetapkan sejak 14 April 2016.

Untuk diketahui juga, kedua tersanagka baru itu awalnya berstatus sebagai saksi dalam kasus yang sama, dimana tersangkanya adalah mantan kepala BPBD Simeulue. “Pemanggilan terhadap tersangka ini sudah kita lakukan. Mantan bendahara BPBD Simeulue langsung kita tahan. Sedangkan untuk mantan Sekda saat diperiksa perdana oleh penyidik langsung jatuh sakit,” kata kapolres Simeulue.

Menurut Kapolres Edi, tersangka mantan Sekda tersebut yang mengeluh sakit akhirnya oleh penyidik tidak bisa melanjutkan pemeriksaan. “Saat mau diperiksa langsung mengeluh sakit, akhirnya kita langsung panggil dokter di Polres memeriksa kesehatan tersangka. Hasil pemeriksaan, tensi darah tidak stabil dan jantungnya berdebar-debar. Tersangka saat itu juga langsung berangkat ke Banda Aceh untuk berobat,” ulasnya.

Meski demikian, kata Kapolres, setelah selesai berobat yang bersangkutan tetap akan diperiksa sebagi tersangka dalam dugaan kasus tindak korupsi BPBD Simeulue itu. “Tetap kita periksa sebagai tersangka setelah sembuh berobat,” tegas Kapolres Simeulue.

Dikatakan, untuk tersangka mantan bendahara BPBD, berdasarkan hasil pemeriksaan ikut mengetahui pengeluaran uang di kas BPBD Simeulue sebanyak 15 kali pengeluaran. “Penyidik sangat hati-hati dan teliti dalam menetapkan setiap tersangka dalam kasus ini. Tersangka ini masuk dalam pelaku aktif,” demikian Kapolres Edi bastari, yang turut didampingi Kasatreskrim Polres Simeulue Ipda Irwansyah dan penyidik lainnya Briptu Riski Yuliansyah.(sm) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id