DPRK Galus Kembalikan LKPJ | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

DPRK Galus Kembalikan LKPJ

Foto DPRK Galus Kembalikan LKPJ

* Aceh Tengah Terima

BLANGKEJEREN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues (Galus) mengembalikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2015 Bupati Galus. Sebaliknya, DPRK Aceh Tengah menerima secara bulat LKPJ Bupati Aceh Tengah, seusai seluruh fraksi memberi persetujuan atas penyelenggaraan program pemerintahan selama 2015.

LKPJ 2015 Bupati Galus diserahkan ke dewan pada 21 Maret 2015 lalu, namun setelah dibahas anggota dewan ditemukan banyak kejanggalan dan data yang tidak lengkap. Tak pelak, LKPJ Bupati Galus dikembalikan lagi melalui sidang paripurna LKPJ 2015 pada masa sidang II tahun 2015, Rabu (27/4).

Hal itu seusai tiga fraksi menyampaikan pandangan umum, meminta pimpinan menunda sidang pembahasan LKPJ. Berkas dikembalikan ke Pemkab Galus melalui Wakil Bupati Adam SE yang didampingi Sekdakab untuk direvisi dan disempurnakan kembali, sehingga sidang dilanjutkan pada 25 Mei mendatang.

Ketua DPRK Galus H Ali Husin, kepada Serambi, mengatakan pihaknya harus mengembalikan LKPJ dan memberikan waktu untuk memperbaiki data dan menyempurnakannya. Dia menjelaskan LKPJ kepala daerah tidak ada istilah ditolak atau tidak diterima, akan tetapi hanya catatan rekomendasi supaya diperbaiki kembali.

“Pemkab Galus harus memperbaiki kembali data dengan benar dan sempurna seusai capaian selama tahun anggaran 2015,” jelasnya. Disebutkan, LKPJ merupakan dokumen penting bagi pemerintah dan pihak legislatif, sehingga tidak timbul penafsiran yang salah.

“Dalam LKPJ 2015, banyak ditemukan kejanggalan, karena data tidak valid, sehingga harus direvisi kembali dengan benar dan tepat,” ujar

Ketua Fraksi Gabungan Suara Rakyat, Ramli Syarif. Ketua Fraksi Gabungan Pembaharuan, Abdus Salam dan Sekretaris Fraksi Golongan karya, Samsul Alam juga menyampaikan hal sama.

Menurut Ramli, eksekutif dinilai tidak serius dalam menyusun LKPJ bupati, padahal sebagai alat bukti pemerintah atas penggunaan APBK 2015 sebesar Rp 791 miliar. Dia mencontohkan, melonjaknya capaian pajak restoran 2015 dari Rp 800 juta menjadi Rp 1,3 miliar lebih, selain penyusutan dan pengurangan wilayah, serta sejumlah kejanggalan lainnya.

Sedangkan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Tengah tahun anggaran 2015 sebesar Rp 1,3 triliun lebih. Persetujuan LKPJ itu disampaikan melalui penutupan sidang paripurna, Senin (25/4) di ruang sidang dengan agenda mendengarkan pendapat akhir fraksi.

Sebelumnya, Ketua DPRK Aceh Tengah, Muchsin Hasan didampingi Wakil Ketua, Zulkarnain yang membuka sidang meminta seluruh fraksi memberikan tanggapan dan rekomendasi atas LKPJ Bupati Aceh Tengah. Dari rangkaian pendapat, seluruh fraksi menerima dan menyetujui LKPJ Bupati Aceh Tengah 2015.

Tetapi, sebutnya, ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan eksekutif, seperti penyelenggaraan pemerintahan harus terus ditingkatkan. Dia menambahkan program pembangunan yang belum terlaksana juga harus menjadi perhatian dan prioritas eksekutif untuk masa yang akan datang.

Dia menambahkan sejumlah fraksi juga memberikan catatan tentang tapal batas wilayah dengan kabupaten tetangga, upaya pengurangan kemiskinan, peningkatan kesehatan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD). Sidang yang berlangsung lancar itu juga dihadiri Sekda Karimansyah I SE MM, para asisten dan sejumlah kepala SKPK.

Wabup Aceh Tengah, Drs H Khairul Asmara mewakili Bupati dalam sambutannya di depan dewan menyatakan seluruh saran, masukan dan tanggapan yang telah disampaikan melalui pendapat akhir fraksi akan menjadi perhatian pihaknya untuk direalisasikan.

“Kekurangan dalam penyelenggaraan tugas pemerintah daerah sangat kami sadari dan kami mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh anggota DPRK Aceh Tengah,” sebut Khairul. Pada penutupan sidang, Ketua DPRK menyerahkan rekomendasi terhadap LKPJ 2015 yang diterima Wabup Khairul Asmara.(c40/muh/rel) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id