PLN tak Jamin Pasokan Listrik Tetap Normal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PLN tak Jamin Pasokan Listrik Tetap Normal

Foto PLN tak Jamin Pasokan Listrik Tetap Normal

* Andi Makkasau: Tak Ada Kerusakan di PLTU Nagan

SUKA MAKMUE – Pimpinan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya, Andi Makkasau menegaskan pihaknya belum bisa menjamin pasokan listrik tetap normal atau tak ada pemadaman.

“Selama masih ada gangguan di jaringan listrik termasuk faktor alam atau teknis seperti gangguan yang terjadi di Pangkalan Brandan-Binjai pada Senin lalu, pasokan listrik tetap saja terganggu,” kata Andi Makkasau menjawab Serambi, Selasa (26/4) siang terkait pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh Aceh sejak dua hari terakhir.

Dikatakannya, meski pihak PLTU Nagan Raya tidak berwenang memastikan adanya pemadaman bergilir karena wewenang masing-masing Area PT PLN di setiap kabupaten/kota, namun pihaknya menegaskan pasokan listrik tetap akan lancar apabila tak ada gangguan alam atau gangguan seperti yang selama ini terjadi.

Andi Makkasau menjelaskan, padamnya listrik di sejumlah kabupaten/kota di Aceh seperti yang terjadi dua hari terakhir disebabkan gangguan sistem kelistrikan yang membentang antara Pangkalan Brandan-Binjai. Gangguan ini juga menyebabkan proses pemulihan pemadaman paling cepat bisa dilakukan selama beberapa jam.

“Produksi daya listrik dari mesin pembangkit di PLTU Nagan sangat berbeda dengan produksi PLTD. Sebab, untuk bisa menghasilkan tegangan listrik di PLTU membutuhkan penguapan yang lama setelah dilakukan pembakaran,” katanya. Artinya, lanjut Andi, sama persis seperti orang memasak air hingga mendidih, sehingga barulah diperoleh penguapan.

Andi Makkasau menambahkan, selama ini dua unit pembangkit listrik di PLTU Nagan Raya dipastikan tidak rusak seperti informasi yang berkembang di masyarakat.

“Tidak ada gangguan di PLTU Nagan Raya. Kalau ada informasi yang menyatakan pasokan listrik terganggu karena kerusakan PLTU Nagan Raya, itu keliru,” tegasnya.

Andi menjelaskan, Unit Nagan 1 saat ini sedang pemeliharaan secara periodik. Artinya, setiap 8.000 jam sekali mesin yang telah menyuplai listrik itu harus dilakukan pemeliharaan. Masa pemeliharaan Unit 1 berlangsung sejak 21 April sampai 17 Mei 2016. Ini dilakukan untuk persiapan bulan Ramadhan.

Sedangkan Unit 2 saat ini sedang beroperasi. Kalau pun ada gangguan seperti dilaporkan, itu karena pengaruh gangguan sistem di antara Pangkalan Brandan-Binjai yang berdampak ke sejumlah pembangkit yang ada di Aceh.(edi) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id