Tahun Ini, Pusat Bangun Bendungan Rukoh di Pidie | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tahun Ini, Pusat Bangun Bendungan Rukoh di Pidie

Foto Tahun Ini, Pusat Bangun Bendungan Rukoh di Pidie

JAKARTA – Untuk mendukung program ketahanan air, Pemerintah Pusat tahun ini membangun delapan bendungan baru. Salah satunya Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh.

Dirjen Bina Penatagunaan Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Agus Suprapto Kusmulyono, menyampaikan hal ini dalam rapat kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Asosiasi Perusahaan Air Minum dan Kemasan Indonesia (Aspadin), dan Ketua Perusahaan Air Minum Indonesia (PERMASI), dengan Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/4).

Anggota DPD asal Aceh, Rafli dalam rapat itu mempertanyakan program Pemerintah dalam rangka ketahanan air, mengingat perubahan iklim global telah mengubah banyak hal, termasuk ketersediaan air.

Delapan bendungan yang segera dibangun selain Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie adalah Bendungan Sukoharjo di Pringsewu, Lampung; Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara, Sulawesi Utara; Bendungan Ladongi di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara; Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di Bogor, Jawa Barat; Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat; dan Bendungan Cipanas di Sumedang, Jawa Barat.

Dengan terbangunnya kedelapan bendungan ini, diharapkan dapat menambah volume tampungan air sebanyak 470,55 juta m2, mengairi lahan irigasi seluas 38,4 Ha, mereduksi debit banjir sebanyak 1,843 m2/detik, menambah debit air baku sebesar 9,79 m2/detik dan menambah daya listrik 20,74 MWA.

Pembangunan kedelapan bendungan yang menggunakan anggaran sekitar Rp. 9,123 trilyun ini, melengkapi 22 pembangunan bendungan yang tengah dalam proses pelaksanaan. Senator Rafli, mengingatkan perlunya kesephamanan bersama antarlembaga pemerintah, seperti Kementrian Pertanian dan Perternakan, Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementrian PU Perumahan Rakyat dan BUMN yang berurusan langsung dengan sumber daya air. (fik) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id