Tim Aceh Bahas Draf Peraturan Bawaslu Soal Panwaslih | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim Aceh Bahas Draf Peraturan Bawaslu Soal Panwaslih

Foto Tim Aceh Bahas Draf Peraturan Bawaslu Soal Panwaslih

BANDA ACEH – Tim Aceh dari unsur DPRA dan eksekutif diundang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI untuk membahas draf peraturan Bawaslu terkait pembentukan dan hubungan kerja antara Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Aceh dengan Bawaslu Aceh. Kegiatan itu berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (25/4).

Salah satu tim dari DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky dalam rilisnya kepada Serambi menjelaskan, pembahasan tersebut berlangsung sejak pagi sampai sore hari. Dia mengatakan, draf yang dibahas oleh tim ada dua yaitu rancangan peraturan Bapilu tentang pembentukan Panwaslih Aceh dan rancangan peraturan Bawaslu tentang Tata Kerja dan Pola Hubu Bawaslu dengan Panwaslih Aceh.

Pada pertemuan pertama, tim baru menyepakati pembahasan hanya satu draf yakni draf soal pembentukan Panwaslih Aceh. “Draf itu kita sepakati setelah melewati dialog yang panjang untuk menyepadankan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh dengan regulasi nasional yang bagiannya tidak diatur dalam UUPA.,” katanya.

Politisi Partai Aceh ini menambahkan, dalam pertemuan itu mengemuka berbagai pendapat soal perbaikan regulasi lembaga pengawas pilkada di Aceh antara Bawaslu dan Panwaslih. “Kedua lembaga ini perlu diatur bagaimana hubungan kerja kordinatif. Kita juga menawarkan pembahasan tetap pada koridor kekhususan regulasi yang telah diberikan kepada Aceh yaitu UU Nomor 11 Tahun 2006,” ujarnya.

Iskandar menyatakan, untuk pembahasan lanjutan akan dibahas dalam waktu dekat. “Insya Allah akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Mengingat panwaslih yang sudah dipilih harus segera dilantik agar dapat bekerja. Apalagi untuk penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) bagi kegiatan pilkada akan semakin dekat,” ungkap Iskandar.

Hadir dari Bawaslu RI, DR Muhammad (Ketua), Nelson Simajuntak, Nasrullah, dan Endang. Sementara dari dari DPRA, Tgk Abdullah Saleh, Iskandar Usman Al-Farlaky, Azhari Cagei, Buhari Selian, Djasmi Hass, Tanwir Mahdi, Bardan Sahidi, Musannif, Tgk Harun, serta M Saleh.

Sedangkan dari Pemerintah Aceh hadir Asisten I Muzakkar A Gani, M Jafar MHum, DR Iskandar A Gani, Nasir Zalba, Mawardi Ismail MH, Ali Al-Fata, dan Edrian SH. Lalu dari Bawaslu Aceh, Zuraida (ketua), Tgk Asqalani, dan Muklir.(mas) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id