Unsyiah dan BPKP Pererat Kerja Sama | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Unsyiah dan BPKP Pererat Kerja Sama

Foto Unsyiah dan BPKP Pererat Kerja Sama

aceh.Uri.co.id, BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mempererat kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) baru. Kerja sama tersebut menyangkut risk management and froud control plan sebagai strategi pencegahan korupsi di lingkungan Unsyiah.

Nota kesepahaman itu ditandatangani Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dan Deputi Kepala BPKP Bidang Polhukam dan PMK Dr Binsar H Simanjuntak Ak, MBA, CMA, CFrA di Balai Senat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Senin (25/4/2016) siang.

“Kerja sama yang dibangun antara Unsyiah dan BPKP adalah kerja sama timbal balik dalam peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan, peningkatan kompetensi kapasitas SDM, maupun dalam penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi,” ujar Binsar Simanjuntak.

Binsar menambahkan, perubahan Unsyiah menuju perguruan tinggi negeri (PTN) sebagai Badan Layanan Umum (BLU) mendatangkan dua tantangan utama, yaitu menjalankan fungsi otonomi perguruan tinggi dan mewujudkan nilai-nilai good university governence.

BPKP telah menjalin banyak kerja sama dengan berbagai universitas agar tantangan tersebut dapat diatasi dengan baik. Banyak universitas yang terjebak dengan kasus hukum karena ketidaktahuan unsur pimpinannya. “Jadi, kita berharap melalui kerja sama ini hal itu tidak terjadi pada Unsyiah,” kata Binsar.

Sementara itu, Rektor Unsyiah menyambut baik kerja sama tersebut. Rektor menjelaskan, saat ini Unsyiah memiliki potensi besar menjadi World Class University, karena memiliki lebih dari 400 doktor dan 48 guru besar. Oleh karena itu, Rektor Samsul Rizal berharap kerja sama ini bisa mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang baik serta memperkuat program akademik yang ada di Unsyiah.

“Tahun ini kita juga ingin seluruh biro di Unsyiah meraih ISO. Selanjutnya, diikuti oleh lembaga dan fakultas yang ada di Unsyiah. Begitu juga dengan SOP, sehingga nanti tidak ada lagi mahasiswa yang memprotes, karena SOP-nya sudah jelas,” kata Rektor Unsyiah.

Dalam kesempatan itu, Deputi BPKP juga turut memberikan kuliah umum. Hadir, antara lain, Wakil Rektor II dan IV, Kepala Biro, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Unsyiah, dekan, serta Kepala BPKP Aceh dan segenap jajarannya. (*) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id