Guru Terpencil Jadi Priorias | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Guru Terpencil Jadi Priorias

Foto Guru Terpencil Jadi Priorias

* Gebrakan Kadisdik Subulussalam Pascadilantik

SUBULUSSALAM – Tiga hari pascadilantik sebagai kepala Dinas Pendidikan, Kebudayan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora), Irwan Yasin MSi mulai membuat sejumlah gebrakan. Salah satunya ia berjanji akan memberi perhatian kepada para guru honor dan terpencil di pedalaman Kota Subulussalam. Irwan menyatakan tekatnya untuk membenahi persoalan guru terutama di kecamatan-kecamatan agar lebih disiplin.

Menurutnya para guru honor selama ini begitu sungguh-sungguh mengabdi mengajarkan siswa, namun keberadaan mereka kerap kali terabaikan. “Mulai tahun ini akan kita prioritaskan guru honor di daerah terpencil karena mereka adalah ujung tombak pendidikan,” ujarnya kepada Serambi, Minggu (24/4).

Dia sebutkan untuk masalah pembangunan fisik dan sarana pendidikan dinilai tidak begitu menjadi persoalan karena hal itu dapat diupayakan dengan menjalin hubungan dengan berbagai instansi di tingkat departemen atau kementerian di Jakarta. “Jadi yang menjadi masalah sekarang adalah disiplin guru. Kalau bangunan itu insha Allah mudah saja. Sekarang percuma bangunan ada kalau guru tidak mengajar, mana mungkin anak-anak bisa pandai,” ujarnya.

Menurutnya ke depan, disiplin guru akan diperketat dalam bentuk fakta integritas yang berlaku bagi guru maupun kepala sekolah. Irwan menegaskan percuma dibangun gedung dan fasilitas pendidikan mewah jika guru tidak hadir mengajar.

“Karena saya sendiri pernah mendapati ada salah seorang guru di salah satu kecamatan dan merupakan istri pejabat namun tidak pernah masuk ke sekolah, tapi terima gaji bahkan sertifikasi selalu mengalir, ini sangat berbahaya bagi pendidikan,” ujar Irwan.

Sementara itu Kadis Dikbudpora juga akan membangun tiga unit sekolah baru di dua kecamatan di Subulussalam tahun ini. Keenam sekolah tersebut yakni SD Tanah Mbara-Kuala Keppeng, SD Tualang, SD Harapan Baru, SMP dan SMA Tualang serta SMK Tata Busana dan Tata Rias di Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri. Menurut Kadisdikbudpora Irwan Yasin untuk SMK Tata Busana dan Tata Rias dalam beberapa pekan ke depan akan turun tim survei dari Dirjen Kementerian Pendidikan Nasional.

Menurutnya pembangunan semua sekolah tersebut telah mendapat persetujuan pusat. Seperti halnya SMK Tata Busana dan Tata Rias nantinya dapat menampung anak-anak dari Kecamatan Runding dan Longkib sehingga bisa melahirkan generasi berinovasi dan berkreasi.(lid) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id