Pasutri Tewas Mengenaskan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pasutri Tewas Mengenaskan

  • Reporter:
  • Senin, April 25, 2016
Foto Pasutri Tewas Mengenaskan

* Kemungkinan Dibunuh dan Dibakar

SUKA MAKMUE – Munir (50) bersama istrinya Nurul (45), warga Gampong Mon Dua, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Minggu (24/4) sekitar pukul 01.20 WIB ditemukan tewas mengenaskan. Tubuh mereka terpanggang setelah gubuk berukurun 3 x 3 meter yang yang mereka tempati di areal perkebunan milik Koperasi Serbausaha Makmur Mulia di kawasan Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, hangus terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi sepanjang Minggu siang dari sejumlah warga di lokasi kejadian, pasangan suami istri (pasutri) itu diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Sebelum ditemukan tewas dalam kondisi tubuh hangus terbakar, pasangan ini diduga lebih dulu dibunuh oleh sejumlah pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang..

Gubuk kayu yang mereka tempati selama ini merupakan tempat jaga malam yang diperuntukkan bagi karyawan di perkebunan sawit tersebut. Informasi lainnya menyebutkan, peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 01.20 WIB oleh seorang anggota pos penjaga malam yang berada sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Ia kebetulan melihat kobaran api dalam kegelapan malam dari gubuk yang ditempati Munir bersama istrinya.

Hal itu akhirnya dia laporkan kepada Husen, pejabat humas perkebunan tersebut. Husen akhirnya datang ke lokasi kejadian dibantu dua petugas keamanan yang merupakan pengaman perusahaan dari Brimob Kompi V Kuala. Mereka juga berusaha memadamkan api.

Namun tak disangka, keduanya justru menemukan dua jenazah dalam kondisi mengenaskan di lokasi kejadian. Kedua mayat itu pun sudah teridentifikasi. Yakni, Munir, karyawan perusahaan, sedangkan istrinya, Nurul, tercatat sebagai warga Gampong Mon Dua, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya.

Selain menemukan jasad pasutri itu, petugas juga menemukan sepeda motor korban di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi hangus terbakar. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian juga menemukan barang bukti di antaranya sebuah topi dan obor yang diduga milik pelaku.

Pascainsiden ini, Kapolres Nagan Raya AKBP Agus Andrianto SIK bersama Kasat Reskrim AKP Muhayat SH MH serta sejumlah perwira polisi langsung melakukan olah tempat kejadian. Ia juga melibatkan tim Labfor untuk memastikan penyebab peristiwa itu.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Agus Andrianto didampingi Kasat Reskrim AKP Muhayat SH MH yang ditanyai Serambi di lokasi kejadian mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian dan penyelidikan sementara, kondisi kedua jasad pasutri itu saat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan tak bisa lagi dikenali.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah kasus dua warga yang ditemukan tewas terbakar di lokasi perusahaan perkebunan sawit ini merupakan korban pembunuhan ataupun tidak,” kata Kapolres.

Namun ia mengakui, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, Ia mengaku pada hari Senin (25/4) ini akan segera mendatangkan Tim Laboratorium Forensik dari Medan, Sumatera Utara, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kasus tewasnya Munir bersama istrinya di kawasan Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya. (edi)


(uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id