Saat Sakura Mekar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Saat Sakura Mekar

Foto Saat Sakura Mekar

OLEH FALAHUDDIN AFFAN, Peserta magang asal Aceh, melaporkan dari Tokyo, Jepang

JEPANG terkenal sebagai negara yang indah dengan bunga sakuranya. Musim semi di bulan April seperti sekarang ini merupakan waktu yang tepat jika Anda ingin menikmati keindahan mekarnya bunga sakura di Tokyo, Jepang.

Ada sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat Jepang dalam menyambut mekarnya bunga sakura, yaitu hanami. Kata hanami berasal dari hana yang artinya bunga, dan miru yang berarti melihat, sehingga bisa diartikan bahwa tradisi hanami adalah tradisi melihat atau menikmati keindahan bunga. Bunga yang dimaksud adalah sakura.

Berdasarkan catatan sejarah, tradisi hanami sebenarnya bukan tradisi asli masyarakat Jepang, melainkan tradisi orang Cina yang memiliki kebiasaan menikmati keindahan bunga plum saat musim semi. Tradisi ini kemudian diadopsi masyarakat Jepang di zaman dulu.

Hanami sendiri diketahui telah dimulai sejak pemerintahan zaman Nara, sekitar 7 abad silam. Bedanya dengan Cina adalah tradisi hanami di Jepang ini lebih memofuskan pada keindahan bunga sakura yang memiliki waktu merekah yang singkat, yaitu sekitar sepuluh hari.

Dengan waktu mekar yang cukup singkat itulah, tak heran jika masyarakat Jepang sangat antusias terhadap tradisi ini, sehingga setiap tahunnya, Badan Metereologi Jepang akan mengumumkan jadwal atau ramalan mengenai waktu mekarnya bunga sakura yang dikenal dengan sebutan sakurazensen.

Dulunya, kegiatan hanami ini hanya bisa dilakukan oleh kaum bangsawan Jepang. Tapi kemudian, hanami ini dilakukan oleh kalangan samurai. Selanjutnya sesuai dengan perkembangan zaman, kegiatan ini menjadi tradisi yang bisa dilakukan oleh semua kalangan masyarakat di Jepang, termasuk kensyusei.

Jika jadwal liburan Anda tidak memungkinkan untuk datang ke Tokyo pada bulan April, Anda tak perlu khawatir tak akan bisa menikmati tradisi hanami ini. Jepang sebagai negara kepuluan yang membentang dari utara ke selatan, memiliki musim semi yang bisa dibilang berurutan, sehingga musim semi dan mekarnya bunga sakura sudah dimulai dari awal pertengahan Januari di bagian paling selatan negara ini, yaitu Okinawa, dan selanjutnya bunga sakura akan bermekaran di pulau-pulau lainya dan yang terakhir di bagian paling utara, yaitu Hokaido pada akhir Mei.

Tradisi hanami ini bukan hanya diikuti oleh keluarga, tetapi juga oleh perusahaan-perusahaan dan tentu saja para turis. Seiring berjalan waktu, hanami kemudian bukan hanya menjadi tradisi melihat bunga, tetapi menjadi kebiasaan untuk melakukan acara pesta di bawah pohon sakura.

Di tempat saya tinggal, Tokyo, memiliki banyak lokasi untuk melihat dan menikmati keindahan bunga sakura pada musim semi. Salah satunya adalah tempat yang sering saya kunjungi bersama teman-teman pemagang asal Aceh adalah Taman Ueno.

Ada yang unik dari tradisi hanami ini, yaitu memburu tempat yang bagus untuk merayakan hanami, sehingga dalam sebuah keluarga atau kelompok, ada yang ditugaskan sejak malam sebelum perayaan untuk mencari lokasi yang bagus. Dia akan menggelar tikar dan kemudian tidur sambil menunggu yang lainnya datang esok pagi.

Sekilas kalau dibayangkan acara hanami ini mirip dengan acara piknik di tempat kita atau dalam bahasa Aceh lebih dikenal dengan istilah meuramin. Benarlah kata pepatah, lain lubuk lain ikannya, lain tempat lain pula adat kebiasannya.

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya, termasuk foto dan identitas Anda ke email [email protected] (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id