Peserta Sabang Marine Apresiasi Proses Checking | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Peserta Sabang Marine Apresiasi Proses Checking

Foto Peserta Sabang Marine Apresiasi Proses Checking

SABANG – Nahkoda Kapal Layar Calypso, Paul Von Wiese yang merupakan peserta Sabang Marine Festival 2016 mengapresiasi proses checking QICP (quarantine, immigration, custom, dan port) di Pelabuhan Sabang. Ia menilai proses checking QICP yang difasilitasi oleh Unit Manajemen Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), merupakan yang tercepat di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Paul bersama istrinya Mauren Von Wiese saat melakukan proses tim QICP (karantina, imigrasi, bea dan cukai, syahbandar) di kantor One Stop Service yang difasilitasi oleh Unit Manajemen Pelabuhan BPKS. “Proses sangat bagus, sangat praktis tidak makan waktu. Dua tahun yang lalu kita perlu lima hari untuk checking, sekarang sangat cepat,” kata Paul Von Wiese, seperti dilansir siaran pers tim Humas BPKS, Minggu (24/4).

Paul juga mengapresiasi kepastian regulasi dan profesionalitas Tim QICP di Pelabuhan Sabang dalam memberikan pelayanan. “Tidak ada kutipan yang tak jelas. Dengan cara seperti ini pasti akan banyak yang datang,” ujarnya lagi melalui penerjemah BPKS, Nani.

Nahkoda lainya, Colin Michael Wright juga mengapresiasi apa yang telah difasilitasi oleh BPKS atas layanan satu pintu tim QICP. Di mana, dengan layanan ini dapat meminimalisir birokrasi yang berlaku di pelabuhan. “Saya berharap hal ini tetap dipertahankan, karena dengan pelayanan seperti ini ke depan akan lebih banyak lagi yang datang,” ujar Colin yang merupakan nahkoda Kapal Layar Swift.

Sebelumnya, Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan mengatakan, Unit Manajemen Kepelabuhanan BPKS telah memfasilitasi QICP untuk bekerja satu pintu, sehingga proses cheking kapal hanya berjalan paling lama 90 menit. “Perkiraan kita, proses registrasi hanya membutuhkan waktu hanya 50 menit. Ini merupakan wujud kerja sama yang baik menciptakan layanan satu pintu untuk QICP,” jelas Chan.

Kepala Unit Manajemen Pelabuhan BPKS, Zulkarnaen Abd menambahkan, terwujudnya pelayanan satu pintu bagi tim QICP penting untuk memaksimalkan pelayanan kepelabuhanan. Diharapkan pula, dengan pelayanan maksimal ini dapat wujudkan imej positif bagi kapal-kapal asing yang singgah ke Sabang.(nal) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id