Turboe di Ambang Juara | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Turboe di Ambang Juara

Foto Turboe di Ambang Juara

SIGLI – Tuan rumah Turboe VC tinggal selangkah lagi untuk menasbihkan diri sebagai kampiun turnamen bola voli Piala dr Zaini Abdullah Tahun 2016. Keberhasilan mereka membenam ambisi Santos Ulee Gunong, Tangse dengan skor 3-2 (25-17, 20- 25, 21-25, 25-17, 16-14), pada laga semifinal di Lapangan Turboe VC, Gampong Rapana, Truebue, Kecamatan Mutiara, Pidie, petang kemarin, membawa sang tuan rumah melaju ke partai final. Itu berarti, jika mampu mengungguli NNVC Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh pada laga pamungkas, Selasa (26/4) besok, maka sahihlah Turboe sebagai sang jawara turnamen berhadiah total Rp 65 juta tersebut.

Tarung di set pertama tergolong ketat. Pasalnya, kedua tim tampil lebih prima dalam memperagakan skil individu masing-masing. Terlebih tim tuan rumah yang mengandalkan pemain jemputan asal klub Singapore, Lhokseumawe semisal Tito, Munir, Jefri, Dekyon, Darma, Hasan, Salda, Manoek, dan Cuya.

Sebaliknya, kubu tamu Santos Ulee Gunong, Tangse juga tak mau kalah. Mereka bahkan memboyong pemain Proliga seperti, Nurcahyo Prabowo, Andreas Tegar Paskas, Martinus Hermawanto, Febrian Ande Baskoro, Agus Siswono, Rivan Nurmulky, Ragi Satrio Tambudi, hingga Elfin Fajar Baruna. Tak pelak, menterengnya materi kedua tim membuat alur pertandingan sangat menarik dan ketat. Aksi saling kejar poin pun tak terbendungkan. Apalagi kedua tim ini juga sama-sama mendapat dukungan penuh dari suporter tim masing-masing. Kendati demikian, di set awal itu tuan rumah lewat smes-smes tajam Tito, Jefri, dan Munir, lebih unggul dan berhasil mengakhiri game dengan skor 25-17.

Tak mau dipercundangi di hadapan ribuan penonton, tim Santos bangkit pada set kedua. Kali ini aksi Nurcahyo, Andreas Tegar Paskas, Martinus Hermawanto, Febrian Ande Baskoro, dan Agus Siswono, cukup merepotkan punggawa Turboe. Kerap kali smes keras nan menukik, Andreas, Febrian, dan Agus, menghujam telak pertahanan tuan rumah. Hasilnya, tim Tangse mampu menyamakan kedudukan, 25-20.

Di set ketiga, kubu Santos kembali memimpin irama pertandingan. Meski sempat diwarnai aksi protes pemain dari kedua kubu yang mengakibatkan laga sedikit terulur waktu. Namun, tim tamu berhasil membalikkan keadaan dengan memimpin set 2-1 berkat keunggulan 25-21.

Posisi terjepit memaksa skuadra Turboe tampil all-out di set keempat. Tak mau tiket final melayang, tim tuan rumah memburu poin pada game menentukan tersebut. Tito dan Munir cs menjadi garda terdepan Turboe untuk meraup angka demi angka. Alhasil, tuan rumah pun berhasil memperpanjang nafas dengan merebut game keempat dengan skor 25-17.

Skor sama kuat 2-2, membuat set kelima menjadi laga hidup mati bagi kedua tim. Tak heran, mereka pun bermain lebih ekstra dengan mengerahkan segenap kemampuan yang ada. Tim Santos sempat leading dalam perburuan poin dan nyaris keluar sebagai pemenang. Tapi, di saat-saat kritis itu, kubu tuan rumah seperti mendapat tenaga tambahan untuk mengejar ketinggalan. Heroiknya, skuad Turboe bisa menyamakan angka dan memaksa deuce. lebih mendulang poin jauh. Puncaknya, satu smes keras Tito yang tak terbendung bloking Nurcahyo cs mengunci kemenangan tuan rumah dengan skor 16-14.(c43) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id