Syarifah Riska Yunita, Siswi Yatim yang Lolos ke Amerika | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Syarifah Riska Yunita, Siswi Yatim yang Lolos ke Amerika

Foto Syarifah Riska Yunita, Siswi Yatim yang Lolos ke Amerika

SEMANGAT pantang menyerah dan rasa percaya diri yang kuat, kerap menyertai keseharian Syarifah Riska Yunita (16), siswi Kelas II SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Meskipun menjalani hidup sebagai anak yatim, namun semangat untuk mengukir prestasi dan menggapai cita-citanya terus berkobar.

Remaja asal Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe itu, saat ini tercatat sebagai satu dari 85 siswa terbaik seluruh Indonesia yang akan mengikuti pertukaran pelajar antara Indonesia dengan Amerika Serikat dalam program Youth Exchange Study (YES).

Anak bungsu dari enam bersaudara pasangan almarhum Said Hanafiah dan Cut Zahra ini akan berada di Amerika Serikat untuk belajar selama 11 bulan (Agustus 2016 – Juni 2017).

Syarifah yang ditemui Serambi di sekolahnya, Kamis (21/4), menceritakan bahwa untuk bisa lolos dalam program pertukaran pelajar ini, dia sudah mengikuti sejumlah tahapan tes sejak awal 2015 lalu.

Dirincikan, Januari 2015, dia mengikuti tes tahap pertama berlangsung di Lhokseumawe. Lolos seleksi tahap pertama, dia pun harus mengikuti seleksi tahap kedua di Banda Aceh, pada Juni 2015. Satu bulan kemudian, berkas miliknya pun dikirim ke tingkat Nasional.

Lolos seleksi berkas di tingkat Nasional, maka pada November 2015 remaja hitam manis ini pun mengikuti seleksi tingkat Nasional yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. “Alhamdulillah dalam pengumuman Maret lalu, saya pun dinyatakan lewat untuk bisa mengikuti program ini,” ujarnya.

Maka sejak Maret lalu hingga sekarang, remaja yang memiliki hobi menulis dan membaca ini pun terus melakukan berbagai persiapan, di antaranya menjaga kesehatan, melatih bahasa Inggris agar lebih lancar. Ia juga memperdalam pengetahuan tentang Tari Saman, karena saat di Amerika nantinya diwajibkan melatih pelajar di sana untuk bisa Menari Saman.

“Saya mohon doa dan dukungan semoga saya bisa sukses menjalani pertukaran pelajar ini selama 11 bulan. Semua ini tentunya bisa saya raih tidak lepas dari tekad kuat untuk bisa berprestasi dan pastinya dukungan penuh dari keluarga serta pihak sekolah,” kata Syarifah.

Kepala SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Nur Asmah, didampingi Ketua Komite T Anwar Haiva mengaku bangga kalau Syarifah, yang memang tergolong sebagai seorang siswi yang rajin dan pintar, bisa lolos mengikuti program pertukaran pemuda ini.

“Kita mengharapkan prestasi yang diraih Syarifah ini bisa membangkitkan semangat dan menjadi motivasi bagi para siswa dan siswa lainnya untuk mengukir prestasi gemilang,” tutup Kepala SMA Negeri 1 Lhokseumawe itu. (saiful bahri) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id