Gajah Liar Masih Mengancam Warga Ketol | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gajah Liar Masih Mengancam Warga Ketol

Foto Gajah Liar Masih Mengancam Warga Ketol

TAKENGON – Gangguan kawanan gajah liar masih terjadi di sejumlah kampung Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Kawanan berbelalai panjang itu berada tidak jauh dari pemukiman warga, sehingga aktivitas warga ke kebun atau area pertanian belum juga normal.

Camat Ketol, Maimun ST kepada Serambi, Sabtu (23/4) mengatakan gajah liar masih mengancam warganya dan telah menjadi persoalan yang belum juga terselesaikan sampai saat ini. Bahkan sejak adanya gerombolan gajah liar, warga tidak bisa beraktivitas, juga lahan-lahan perkebunan warga dirusak.

Bukan hanya itu, beberapa warga mulai trauma menetap di kawasan yang sering disinggahi gajah karena khawatir akan menjadi sasaran amukan gerombolan gajah. “Ada tiga dusun di Kampung Bergang dan Karang Ampar yang menjadi lokasi keberadaan gajah liar. Sampai saat ini, kawanan gajah tersebut, tidak jauh dari pemukiman warga,” sebutnya.

Dia menyebutkan, jumlah kawanan gajah liar yang sering terlihat di daerah itu, diperkirakan mencapai 40 ekor, mulai dari gajah muda dan dewasa. Namun, ketika masuk ke kawasan pemukiman, gajah liar ini membentuk kelompok masing-masing.

“Nanti ada enam ekor terlihat berjalan-jalan sambil mencari makan di dekat kampung. Sudah pasti, begitu ada kawanan ini, tanaman warga habis dirusak,” papar Maimun ST. Lebih lanjut disampaikan, untuk menghindari terjadinya konflik antara gajah dengan warga, telah dilakukan berbagai upaya, namun belum juga tertangani.

“Kalaupun gajah-gaja itu pergi, hanya sebentar. Nanti balik lagi ke Bergang dan Karang Ampar. Kondisi itu, masih terus terjadi sampai sekarang,” ujarnya. Bahkan upaya lain, tambah Maimun, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas Conservation Response Unit (CRU) Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, untuk membantu menangani masalah gangguan kawanan gajah liar.

“Pada prisipnya mereka (CRU) siap membantu. Tetapi ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi,” tambah Maimun. Sementara itu, jumlah Kepala Keluarga (KK) di tiga dusun di Kecamatan Ketol yang merasakan langsung dampak gangguan gajah sebanyak 120 KK. Ketiga dusun tersebut, diantaranya Dusun Alur Ropa, Dusun Bergang dan Dusun Paya Lah.(my) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id