Panitia Muscab PP Atim tak Pernah Undang Din Minimi dan Adi Maros | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Panitia Muscab PP Atim tak Pernah Undang Din Minimi dan Adi Maros

Foto Panitia Muscab PP Atim tak Pernah Undang Din Minimi dan Adi Maros

IDI – Ketua Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Aceh Timur, M Sanusi mengklarifikasi kehadiran Nurdin Ismail alias Din Minimi dan Abdul Hadi Abidin alias Adi Maros, dalam Muscab MPC PP Atim, di Aula Serbaguna, Idi, Selasa (19/4).

Klarifikasi ini disampaikan karena kehadiran Din Minimi dan Adi Maros itu dinilai sarat muatan politik. Karena Adi Maros merupakan bakal calon (balon) Bupati Aceh Timur yang akan bertarung pada pilkada tahun depan. Padahal panitia tidak pernah mengundang keduanya untuk hadir dalam acara tersebut.

“Kami selaku panitia pelaksana tidak pernah mengundang Din Minimi dan Adi Maros. Saya sebagai ketua penitia Muscab keberatan atas kehadiran Din Minimi dan Adi Maros. Karena, Adi Maros adalah kandidat calon bupati, sehingga kehadiran mereka sarat muatan politik,” ungkap Sanusi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Pemuda Pancasila Aceh Timur ini dihadiri Abdul Hadi Abidin alias Adi Maros, bakal calon bupati Aceh Timur periode 2017-2022. Termasuk juga hadir Nurdin Ismail alias Din Minimi dan Bahrum alias Raja Rimba sebagai tamu undangan.

Padahal menurut Ketua Panitia Muscab, Sanusi, pihaknya tidak pernah mengeluarkan undangan selain kepada Muspida dan sejumlah PAC PP se-Aceh Timur. “Kami keberatan atas kehadiran Din Minimi dan Adi Maros. Karena mereka tergolong ke dalam salah satu unsur politik. Sementara kami (PP Aceh Timur) belum ada komitmen untuk bermain politik. Kami hanya ingin menyukseskan organisasi ini untuk membimbing pemuda-pemudi di jalan yang lebih positif,” jelas Sanusi.

Terkait Din Minimi, kata Sanusi, belum saatnya mendapat undangan dari PP Atim. Jadi PP Atim hanya membuat acara secara internal, untuk mengetahui anggota dan kader yang sudah atau yang belum terdaftar. “Kehadiran mereka jelas merugikan kami, karena saat ini PP Atim baru mau memulai menjalankan roda organisasi. Tapi sudah ada politikus-politikus yang menghampiri PP,” sesalnya.

Sementara, dalam Muscab MPC PP Atim ke–VIII pada Selasa (19/4) lalu, Ketua MPW PP Provinsi Aceh, T Juliansyah Darwin, sangat mengapresiasi kehadiran Din Minimi dalam Muscab tersebut, dan mengakui bahwa Din Minimi telah menjadi keluarga besar PP. Namun hal ini dibantah M Sanusi. “Saya tidak pernah tahu kapan Din Minimi menjadi anggota PP,” tukasnya.

Sedangkan Din Minimi yang dikonfirmasi Serambi saat itu, menyatakan kehadirannya dalam Muscab tersebut untuk memenuhi undangan sekaligus untuk bergabung ke dalam PP Aceh Timur.

Abdul Tidak hanya diundang, kata Adi Maros, Budi Satria selaku Ketua MPC PP Atim terpilih, juga akan mengajak dirinya dan Din Minimi bergabung dalam kepengurusan MPC PP Aceh Timur. “Budi Satria akan memasukan saya sebagai penasehat dalam MPC PP Aceh Timur. Terkait hal itu, Budi Satria sudah komit dengan saya,” ungkap Adi Maros.

Dalam Muscab MPC PP Atim ke-VIII tersebut, Budi Satria SE memang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Aceh Timur periode 2016-2020. Terpilihnya Budi Satria secara aklamasi ni, karena dari 24 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Aceh Timur, memberikan dukungan kepada Budi Satria SE melalui Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII di Aula Serbaguna, Idi, Selasa (19/4).(c49) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id