Afifa Hampir Kalahkan Pak Sekwan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Afifa Hampir Kalahkan Pak Sekwan

Foto Afifa Hampir Kalahkan Pak Sekwan

Jarang dari kalian bisa main catur bukan? Ini ada teman barumu dari Aceh Singkil, Afifa Adelinda, pitar main catur.

Wah, Rabu (13/4) lalu, Afifa hampir saja mengalahkan Pak Sekretaris Dewan (Sekwan) Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Pak Ahmad Rivai. Padahal di Singkil Pak Sekwan tersebut dikenal sebagai pecatur top tuh. “Adik itu cukup pintar, saya pun hampir kalah,” begitu ucap Pak Sekwan kepada Serambi Kids, pekan lalu, di Kompleks DPRK, Kampung Baru, Singkil Utara, di sela-sela rehat acara Turnamen Catur Piala DPRK Aceh Singkil (TCPDAS) tahun 2016.

Afifa adalah murid kelas III SD Muhammadiyah Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Ia satu-satunya peserta cilik yang ikut TCPDAS 2016. Orang tuanga, Pak M Arsyad dan Bu Aslinda, juga hobi dan pintar main catur.

Afifa, Anak kedua dari tiga bersaudara itu belajar catur dua kali sehari. Setelah istirahat sepulang sekolah, kemudian selepas belajar mengaji dan mengejarkan PR (pekerjaan rumah) pada malam hari. “Sehari dua kali belajar catur, latih tanding sama mamah atau ayah,” kata Afifa ditemui saat istirahat di turnamen catur piala DPRK Aceh Singkil, Rabu pekan lalu,

Kelahiran 8 Juli 2007 ini, diperkenalkan permainan catur sejak usia dua tahun. Memasuki taman kanak-kanak Afifa sudah mengerti cara bermain catur dengan benar. “Belakangan kami perkenalkan main catur di laptop serta membaca buku-buku panduan catur,” ujar Bu Aslinda.

Saat kelas 2 SD Afifa mewakili Aceh Singkil, dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Sekolah Dasar tingkat Provinsi Aceh. Hasilnya Afifa masuk V besar.

Nah waktu Turnamen Catur Piala DPRK Aceh Singkil, Rabu pekan lalu, dari 63 peserta catur, Afifa adalah satu-satunya peserta anak-anak, dan anak perempuan pula. Tapi Afifa tidak merasa rendah diri atau minder. Lalu Afifa yang suka sekali dengan matematika itu, lolos ke babak V dengan nilai 2,5 setelah menang 2 kali, remis sekali, dan kalah 2 kali. Saat turnamen, Afifa belum bisa menunjukan kemampuan sebenarnya, karena lawannya tidak hadir. Sehingga Afifa langsung masuk ke babak II. Baiklah teman, nilai Afifa memang 2,5 (nilai tertingg 6), tapi Afifa pada tanggal 27 April 2016 tetap harus naik pentas. Untuk apa?

Untuk mengambil penghargaan dong. Afifa memperoleh penghargaan sebagai Pecatur Favorit Turnamen Catur Piala DPRK Aceh Singkil tahun 2016 loh.(dede rosadi) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id