140 Drum Solar Ilegal Dibeli dari Kapal Antares | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

140 Drum Solar Ilegal Dibeli dari Kapal Antares

Foto 140 Drum Solar Ilegal Dibeli dari Kapal Antares

SABANG – Sebanyak 140 drum atau setara 28 ton solar yang ditangkap personel Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Aceh pada Rabu (20/4) malam dari KM Satria Baro di Dermaga Lampuyang Pulo Aceh, diduga dibeli dari kapal Kapal Antares milik Navigasi. Hingga Jumat kemarin dikabarkan kapal Antares masih sandar di Dermaga Distrik Navigasi Kelas II Sabang dan dalam pengawasan pihak kepolisian.

Kapolres Sabang, AKBP Nurmeiningsih melalui Kasat Pol Air, Ipda M Nasution, kepada Serambi Jumat (22/4) mengatakan, dugaan bahwa kapal Antares menjual minyak yang akan diselundupkan ke Pulo Aceh itu diketahui dari pengakuan awak kapal KM Satria Baro yang ditangkap itu.

Keberhasilan penangkapan kapal pengangkut minyak illegal itu berawal dari informasi masyarakat yang memberitahukan ke Pol Air Sabang, bahwa kapal Antares milik Navigasi Sabang sedang melakukan transaksi penjualan minyak dengan KM Satria Baro di tengah laut.

Mendapat laporan tersebut, sejumlah personel Satpolair yang dipimpin Kasat Pol Air Ipda M Nasution dengan menggunakan kapal patroli terus melacak lokasi kapal itu melakukan shipping (yang biasa diistilahkan kecing) atau menjual solar di tengah laut.

Ternyata usai transaksi kapal itu langsung bubar dan kapal KM Satria Baro itu ditemukan di pelabuhan Gugoep, Pulau Breuh setelah bongkar, sementera pemilik (tekong) ditemukan di Pelabuhan Lampuyang. “Dari hasil pemeriksaan bahwa solar itu dibeli pemilik KM Satria Baro dari kapal Antares milik Navigasi,” ujar Kapolres Sabang, AKBP Nurmeiningsih. Namun diakui, nakhoda kapal Antares belum dimintai keterangan.(az) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id