M Ilham, Bayi Penderita Kelainan Jantung | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

M Ilham, Bayi Penderita Kelainan Jantung

Foto M Ilham, Bayi Penderita Kelainan Jantung

PENYAKIT tidak mengenal usia. Ini pula yang dialami M Ilham, bayi berusia 72 hari. Berdasarkan analisa medis, bayi ini terlahir dalam kondisi bibir sumbing dan menderita kelainan jantung, paru dan penyakit lainnya sehingga berat badannya terus menyusut.

M Ilham merupakan putra kedua dari pasangan Khairul (35) dan Ny Rahmanita (33), keluarga miskin menetap di rumah kontrakan sederhana di Desa Persiapan Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Setelah mendapat laporan, Wakil Bupati Abdya Erwanto, Rabu (20/4) menjenguk bayi M Ilham di rumah orang tuanya.

Khairul menceritakan bahwa putranya diberi nama M Ilham lahir pada 8 Februari 2016 dengan berat badan sekitar 3 kg. Berat badannya terus menyusut, dan saat ini sekitar 2,2 kg. Malahan kondisi tangan dan kaki terus mengecil. Hasil pemeriksaan medis di RSUD Teungku Peukan Abdya, M Ilham mengalami kelainan jantung, paru dan beberapa penyakit lainnya seperti bagian kepala terjadi pembengkakan. Selain itu M Ilham juga terlahir dalam kondisi bibir sumbing sehingga sulit baginya menyusui. Sang ibu Ny Rahmanita memberinya susu dengan bantuan botol.

Beberapa hari belakangan, kesehatan sang bayi semakin menurun. “Pada tengah malam sering menangis sampai pagi,” kata sang ibu yang setia merawat. Khairul menambahkan dokter spesialis anak pada RSUD-TP Abdya meminta agar M Ilham dirujuk ke RSU-ZA Banda Aceh yang memiliki peratan medis lebih lengkap agar kelainan jantung yang diderita dapat ditangani secara khusus.

Khairul dan Ny Rahmanita setuju saja bila bayi kesangannnya itu dirujuk ke RSU-ZA Banda Aceh. Tetapi ketiadaan biaya menjadi kendala untuk menjaganya selama dalam perawatan di rumah sakit di Banda Aceh. Khairul merupakan warga miskin. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ia mengandalkan penghasilan dari usaha menjual martabak menggunakan gerobak. Sehari-hari ia mangkal di Jalan Kesehatan atau dekat Puskesmas Blangpidie. Keluarga ini menempati rumah sewa di Desa Persiapan Babah Lhueng, tidak jauh dari bendungan Irigasi Teknis Kuta Tinggi, Blangpidie.

Wabup Abdya Erwanto ketika menjenguk M Ilham menyatakan prihatin. “Tindakan sangat mendesak saat ini adalah merujuknya ke RSU-ZA Banda Aceh agar ada penanganan lebih baik,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Erwanto menyerahkan bantuan berupa uang kepada orang tua M Ilham. Erwanto juga sudah menghubungi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat agar M Ilham segera mendapat bantuan pemerintah lebih lanjut.(zainun yusuf) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id