Penembak dalam Kasus Singkil Divonis 6 Tahun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penembak dalam Kasus Singkil Divonis 6 Tahun

Foto Penembak dalam Kasus Singkil Divonis 6 Tahun

* Menangis di Persidangan

SINGKIL – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Singkil, Kamis (21/4) siang, menjatuhkan hukuman enam tahun penjara terhadap Hotma Uli Natanael Tumangger, terdakwa kasus penembakan dalam kerusuhan di Aceh Singkil pada 13 Oktober lalu. Terdakwa berurai air mata seusai mendengar putusan hakim.

Hukuman itu sendiri sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Singkil. Setelah mendengar putusan majelis hakim, terdakwa Hotma juga menyatakan banding. Sedangkan tim JPU yang diwakili Mhd Hendra Damanik dan Hari Citra Kesuma, mengatakan pikir-pikir.

Menurut majelis hakim, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain (Samsul, 21 tahun, warga Bulohseuma, Kecamatan Suro, Aceh Singkil -red) sehingga tak ada alasan pemaaf bagi terdakwa.

“Menjatuhkan hukum terhadap terdakwa enam tahun penjara, dikurangi masa tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim, As’ad Rahim Lubis. Hukuman dijatuhkan, sebut hakim, agar terdakwa dapat mengubah perangainya dan tidak mengulangi lagi perbuatan serupa.

Sebelum menjatuhkan putusan, majelis hakim menyampaikan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa mencoreng kerukunan umat beragama di Aceh Singkil dan nasional. Sedangkan yang meringankan, Hotma merupakan tulang punggung keluarganya, belum pernah dihukum, masih muda, dan menyesali perbuatannya.

Ketika mendengar putusan hakim, Hotma tampak beberapa kali mengusap air matanya. Saat diminta hakim berdiskusi dengan tim penasihat hukumnya pun ia berjalan lunglai.

Setelah ditenangkan tim penasihat hukumnya, Hotma dengan suara terbata-bata menyatakan banding. Setelah mendengar terdakwa mengajukan banding dan jaksa pikir-pikir, ketua majelis hakim menyatakan perkara tersebut belum memiliki kekuatan hukum tetap (belum inkracht). Kendati demikian, terdakwa tetap ditahan.

Seusai sidang, Hotma langsung dikawal untuk kembali ke Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Singkil. Sidang tersebut dijaga ketat aparat kepolisian dan menarik perhatian banyak pengunjung. (de) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id