Di Tengah Kesulitan, Bireuen Punya Cara | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Di Tengah Kesulitan, Bireuen Punya Cara

Foto Di Tengah Kesulitan, Bireuen Punya Cara

KORBAN kecelakaan lalu lintas, apalagi jika tergolong parah, akan kesulitan mengurus sendiri berbagai administrasi agar pengobatannya gratis. Selain itu, anggota keluarganya pun banyak yang tidak paham apa yang harus dilakukan ketika ada anggota keluarga yang mengalami kecelakaan lalulintas. Sementara waktu yang diberikan rumah sakit biasanya sangat terbatas, maksimal 3×24 jam.

Bupati Bireuen, H Ruslan M Daud telah memerintahkan jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan RSUD untuk menempatkan petugas khusus membantu korban lakalantas. Petugas khusus ini dimintanya membantu mengurus surat laporan polisi, Jasa Raharja, dan BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Amir Addani MKes kepada Serambi, Rabu (13/4), mengatakan, seusai arahan bupati, jajaran Dinkes mengadakan pertemuan dengan kepala puskesmas dan sejumlah perawat.

Diinstruksikan, setiap korban lakalantas yang dibawa ke puskesmas ditangani segera. Lalu, petugas melakukan koordinasi dengan pihak keluarga, untuk segera melapor ke polisi. Jika belum melapor, petugas akan menghubungi polisi, Jasa Raharja maupun BPJS Kesehatan. Lalu, polisi dan pihak Jasa Raharja bisa mendatangi puskesmas untuk mencatat identitas dan kondisi pasien. “Pasien segera ditangani, bila perlu rujuk segera dirujuk. Surat menyurat belakangan dan prosesnya dibantu petugas medis bersama keluarga,” tutur Ruslan M Daud.

Kepala Puskesmas Krueng Panjoe, Kutablang, Bireuen, dr Darmawati kepada Serambi mengatakan, Dinkes sudah mengadakan rapat dengan seluruh kepala Puskesmas dan petugas UGD. Dalam rapat tersebut ditekankan bahwa penanganan pasien korban laka harus disegerakan. “Kami di Puskesmas ada petugas di UGD yang memang telah diminta untuk membantu keluarga pasien. Kalau ada korban laka, petugas menghubungi Jasa Raharja maupun polisi melalui hp,” katanya.

Direktur RSUD Bireuen, dr Mukhtar MARS kepada Serambi menegaskan, korban laka lantas harus segera ditangani, sedangkan persoalan surat-menyurat bisa menyusul belakangan.(yus) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id