Mantan Kepala Bapedal Singkil Tewas dalam Mobil | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mantan Kepala Bapedal Singkil Tewas dalam Mobil

Foto Mantan Kepala Bapedal Singkil Tewas dalam Mobil

BANDA ACEH – Mantan Kepala Bapedal, Pertamanan, dan kebersihan Aceh Singkil, Marwan Madjid (64), Rabu (20/4) sekitar pukul 10.30 WIB ditemukan tewas dalam mobil Suzuki Ertiga BL 644 LF di pinggir Jalan Banda Aceh-Meulaboh, kawasan Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Korban tewas diduga akibat mengalami serangan jantung.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Novianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM, mengatakan Marwan Madjid yang sudah berstatus pensiunan kini menetap di Kompleks PU Ajun Nomor 66. Kasat Reskrim menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB, Marwan Madjid menjemput teman perempuannya Mulana (42) warga Gampong Aneuk Paya, Kecamatan Lhoknga dari tempat pengisian air isi ulang di depan SMAN 1 Lhoknga.

Keduanya, lanjut AKP Machfud, berencana pergi ke Leupung untuk mengantar es lilin milik korban ke warung di Kecamatan Leupung. Namun, setibanya di kawasan Glee Judah (perbatasan Lhoknga dan Leupung), korban memutar kembali mobilnya ke arah Banda Aceh dengan alasan sudah telat.

Saat tiba di lokasi kejadian yaitu pinggir Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Gampong Mon Ikeun, kata Machfud, tiba-tiba korban terkulai lemas dan tubuhnya terjatuh ke kiri atau di samping Mulana duduk. Menurut keterangan Mulana, lanjut Machfud, ia berusaha membangunkan korban, tapi Marwan tetap tidak berkutik.

Melihat hal itu, Mulana berupaya mengendalikan dan menghentikan laju mobil itu dengan mengambil alih stiur dengan cara duduk di pangkuan korban dan kemudian ia langsung menginjak rem mobil. “Kemudian Mulana turun dari mobil dan meminta bantuan kepada Syahril (46) pemilik warung yang ada di taman tepi laut Lhoknga,” ungkap Kasat Reskrim.

Lalu, lanjutnya, Syahril membangunkan korban. Karena tak ada reaksi sama sekali, Syahril kemudian merebahkan kursi (jok) mobil tempat korban duduk dan mengatakan kepada Mulana bahwa Marwan sudah meninggal dunia. “Lalu, kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Lhoknga,” timpal Machfud.

Dijelaskan, dugaan sementara korban meninggal akibat sakit jantung. Hal itu, tambah Machfud, sesuai pernyataan anak korban Wahyu Kurniawan bahwa ayahnya memiliki riwayat penyakit jantung. “Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban yang sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Lamteumen,” demikian AKP Machfud.

Sementara itu, mantan bawahan Marwan Madjid di Bapedal Pertamanan dan Kebersihan Aceh Singkil, Danil kepada Serambi, Rabu (20/4) menyebutkan, almarhum merupakan Kepala Bapedal Pertamanan dan Kebersihan Aceh Singkil tahun 2010.

“Setelah diberhentikan dari Bapedal, almarhum dan keluarganya tinggal di Kompleks PU Ajun, Banda Aceh. Jabatan terakhir almarhum di Aceh Singkil adalah Kepala Bapedal,” ujarnya. Setelah pindah ke Banda Aceh, lanjut Danil, almarhum dan keluarganya tidak pernah lagi ke Singkil.

Informasi diperoleh Serambi, Marwan Madjid sebelumnya menjabat Kadis PU Aceh Singkil pada tahun 2006-2008, Staf Ahli Bupati Singkil 2009-2010, dan terakhir Kepala Bapedal Pertamanan dan Kebersihan Aceh Singkil. Di kalangan temannya di Singkil, Marwan dikenal sebagai penyuka offroad dan selalu berpakaian necis.(mir/de) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id