Pimpinan Empat Kabupaten Berkumpul | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pimpinan Empat Kabupaten Berkumpul

Foto Pimpinan Empat Kabupaten Berkumpul

* TNI Bahas Berbagai Isu

TAKENGON – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari empat kabupaten bertetangga di Dataran Tinggi Gayo (DTG) berkumpul di Takengon, Aceh Tengah, Rabu (20/4). Pertemuan dipimpin oleh Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto di Hotel Linge Land, dengan perwakilan pimpinan Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Dedy Agus Purwanto dalam paparannya menjelaskan berbagai isu yang sedang berkembang saat ini, selain saling bersilaturahmi untuk mendukung jalannya roda pemerintahan masing-masing kabupaten. Dia menyebutkan awalnya, pertemuan di wilayah Korem Lilawangsa dilaksanakan serentak, namun karena kondisi geografis yang berjauhan, sehingga dibagi dalam dua sesi.

“Di wilayah pesisir utara sudah dilaksanakan pekan lalu,” ujarnya. Dia menegaskan perlunya kewaspadaan terhadap ancaman dan pengaruh dari luar daerah yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini. “Ancaman ini perlu diantisipasi oleh seluruh masyarakat, sehingga tidak sempat membesar,” tegas Dedy.

Dia juga menyinggung tentang beberapa isu penting yakni antisipasi konflik sara, Pilkada, gangguan teror, bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi, kebakaran lahan dan hutan, puting beliung, serta swasembada dan ketahanan pangan. “Bila ada timbul masalah berpotensi sara, saya minta segera diselesaikan, jangan tunggu lagi sampai besok,” pinta Dedy Agus Purwanto.

Dia juga mengatakan, terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan tahun depan, TNI tetap bersikap netral dan tidak memihak kepada satu kelompok. “Kita berharap, situasi tetap kondusif seperti saat ini, apalagi sistem demokrasi kita semakin dewasa, jadi tidak mungkin lagi kembali seperti dulu lagi,” harapnya.

Berkaitan dengan kampanye ketahanan pangan, keterlibatan TNI bukan untuk mengambil alih tugas-tugas penyuluh pertanian, tetapi sebaliknya membantu meningkatkan produksi pertanian. “TNI punya tugas, selain perang, satu diantaranya membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Dedy, upaya itu mulai menunjukkan hasil, sehingga untuk meningkatkan produktivitas pertanian harus terus berlanjut. Saat ini saja, manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat dengan meningkatnya hasil produksi pertanian. “Bila tahun lalu, hasil produksi padi sekitar enam ton per hektare, maka tahun ini bisa delapan ton, bahkan lebih,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tengah, Drs H Khairul Asmara menyatakan SKPK terkait telah melakukan langkah-langkah strategis, tetapi tetap berkoordinasi dengan jajaran Kodim. “Partisipasi jajaran TNI dalam penguatan ketahanan pangan untuk membantu meningkatkan produksi pertanian dan di Aceh Tengah sudah ada peningkatan,” katanya.

Khairul Asmara menilai pertemuan dan silaturrahmi empat kabupaten yang terletak di dataran tinggi Gayo sangat positif, terutama dalam menyikapi kondisi kekinian. “Walaupun empat kabupaten di dataran tinggi Gayo ini, terpisah secara administrasi, namun adat dan budaya tetap menjadi perekat masyarakat,” demikian Khairul Asmara.(my) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id