Anda Penikmat Mi? Cobalah Mi Sagu Khas Aceh Singkil | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Anda Penikmat Mi? Cobalah Mi Sagu Khas Aceh Singkil

Foto Anda Penikmat Mi? Cobalah Mi Sagu Khas Aceh Singkil

aceh.Uri.co.id, BANDA ACEH – Mi memang bukan merupakan makanan asing bagi lidah kita. Hampir dipastikan semua orang mulai dari Sabang sampai Merauke pernah menyantap makanan yang satu itu.

Terbukti berdasarkan sebuah penelitian, konsumsi mi di Indonesia terbesar kedua setelah Tionghoa. Terlebih lagi di Aceh, mi merupakan salah satu kuliner khas.

Jenis-jenis mi dan olahannya pun bisa berbagai macam. Salah satunya adalah mi sagu dari Kabupaten Aceh Singkil. 
Dipilihnya sagu sebagai bahan utama mi karena keberadaan pohon sagu yang memang tumbuh subur di `Bumi Sada Kata’.

Ada sensasi rasa berbeda begitu menikmati semangkuk mie sagu yang mulai diproduksi untuk dijual itu. Mi sagu bisa disajikan berbentuk mie goreng atau kuah.

Namun butuh keahlian khusus agar memasaknya tidak hancur. Soal bumbu tinggal disesuaikan dengan selera. Masyarakat menyukai mi karena praktis penyajiaanya, murah serta mudah didapat.

Lantaran alasan itulah, Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Aceh Singkil, membina industri rumah tangga membuat mi di daerah tersebut.

Dalam suatu kesempatan demo memasak mi sagu, diundanglah kaum ibu dari Kecamatan Danau Paris, Simpang Kanan dan daerah penghasil sagu lainnya di `Bumi Syekh Abdurrauf As Singkili’.

Dalam sesi membuat mi yang dipandu Syamsir, salah satu petugas BPPKP Aceh Singkil disebutlah perlengkapan yang harus disediakan, cara pengadonan tepung, pencetakan mi hingga proses pengemasan.

Pembuatan mi sagu yang dipraktekan menggunakan peralatan serba listrik. Mulai mesin adonan, pencetak mie sampai ke pengering menggunakan oven listrik.

Bumbu memasak tidak jauh berbeda dengan menyajikan hidangan mi pada umumnya. Sebut saja bawang, cabai, sayuran, telur, dan lainnya sesuai selera.

Sementara yang dibuat hari itu adalah mi goreng basah. Mengenai tips yang harus diingat dalam memasak mi sagu baik digoreng ataupun kuah yaitu dalam proses pengadukan.

Mi sagu ketika dimasukkan dalam kuali harus diaduk lembut. Hal itu mencegah hancur, lantaran mi sagu ketika sudah direndam air mendidih teksturnya lunak.

Sedangkan mi rebus, wajib menggunakan air mendidih. Jika hanya air panas saja, mi sagu yang telah dikeringkan dipastikan tidak akan mengembang.

“Mengaduk mie sagu harus penuh perasaan, kalau keras-keras bisa hancur,” kata Cut Kemalawati, berbagi tips.   

Soal rasa, kuliner di kabupaten belahan Selatan Aceh itu cuma mempunyai dua citarasa: enak dan enak sekali.

Datang dan buktikan sendiri. (*) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id