BPTP Aceh: Fosfat Alam Ramah Lingkungan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

BPTP Aceh: Fosfat Alam Ramah Lingkungan

Foto BPTP Aceh: Fosfat Alam Ramah Lingkungan

SIGLI – Kehadiran pupuk fosfat alam guano dan pupuk hayati cair dapat memberikan nilai tambah dan lebih ramah lingkungan. Hal itu dikatakan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh, Ir H Basri A Bakar MSi, dalam acara tanam perdana demplot kajian pupuk guano pada pada dua varietas kedelai di Desa Tiba Mesjid, Pidie, Senin (18/4).

Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Peran Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Produksi Kedelai Mendukung Swasembada Pangan Ramah Lingkungan’ itu Basri juga mengajak semua pihak dalam mengejar target priduksi perlu memperhatikan daya dukung dan sumberdaya lahan tersedia. Menurutnya, tanpa hal tersebut mustahil target produksi dapat terpenuhi.

Selain itu peran teknologi juga sangat menentukan. “Teknologi yang kita anjurkan selain mudah diterapkan, secara ekonomi menguntungkan dari sisi sosial budaya dapat diterima dan juga harus berwawasan lingkungan,” paparnya.

Selain itu juga diharapkan kegiatan lapangan yaitu dengan membangun kerjasama yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan swasta. Hal itu penting agar eksistensi Balitbangtan mendapat legitimasi dari berbagai pihak. “Terkait teknologi yang disampaikan ke pengguna selain dari Balitbangtan juga dapat diperoleh dari lembaga riset yang lain termasuk perguruan tinggi,” tambahnya.

Dijelaskan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemkab Pidie juga Sponsorship PT Ambagiri Nusantara yang ingin membela petani melalui penggunaan pupuk hayati cair agar tanaman lebih mudah menyerap kandungan hara dalam tanah.

Sementara itu, Penanggungjawab kegiatan, Abdul Azis SPi.MP mengatakan, alasan menggunakan fosfat guano karena bertujuan memanfaatkan potensi daerah. Menurutnya BPTP telah mengasil rekomendasi, tahun 2001 penggunaan Guano pada tanaman padi di Desa Aneuk Glee, Indrapuri Aceh Besar dengan dosis 200 Kg ditambah 200 Kg urea dan 100 kg KCl/ha memberikan hasil 6.79 ton GKP. Sedangkan pemberian fosfat (guano) secara tunggal (400 kg/ha) memberikan hasil 6.72 ton/ha GKP.(rel/mis) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id