Polisi Bubarkan Massa dengan Tembakan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Bubarkan Massa dengan Tembakan

Foto Polisi Bubarkan Massa dengan Tembakan

* Saat Mengejar Karyawan PT GSM

SUKA MAKMUE – Polisi melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan sekelompok besar massa bersenjata tajam ketika mengejar seorang karyawan PT Gelora Sawita Makmur (GSM), Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Minggu (17/4) tengah malam.

Informasi yang diperoleh Serambi sepanjang Senin (18/4) siang di Nagan Raya menyebutkan, sejumlah warga dari Gampong Lueng Keubeu Jagat, Kecamatan Tripa Makmur dipukul oleh oknum polisi dari Polda Aceh yang sedang mengejar dan menangkap tersangka pencuri sawit milik perusahaan perkebunan di wilayah itu.

Polisi juga sempat melepaskan tembakan ke udara yang disebut-sebut menggunakan senjata laras panjang untuk membubarkan massa dari Gampong Lueng Keubeu Jagat. Waktu itu massa datang ke lokasi Patok 13 lokasi di perkebunan PT GSM untuk mencari seseorang yang disebut-sebut bernama Jefri karena sempat terlibat keributan dengan seorang warga Gampong Lueng Keubeu Jagat bernama Ilham (20). Keributan antara Jefri dan Ilham disebut-sebut terkait utang piutang.

Reaksi massa dipicu laporan dari Ilham yang mengaku mendapatkan tindak kekerasan dari Jefri. Tanpa dikomando, puluhan warga Gampong Lueng Keubeu Jagat mencari Jefri dengan menumpang sebuah mobil pikap serta sejumlah sepeda motor. Di antara warga ada yang membawa senjata tajam.

Saat sedang berada di perjalanan, massa bertemu dengan beberapa anggota polisi bersenjata laras panjang yang sedang mengejar dan menangkap pencuri sawit. Polisi berusaha membubarkan dengan melepaskan beberapa kali tembakan ke udara. Bahkan ada sejumlah warga yang mengaku dipukul oleh oknum polisi.

Tak terima perlakuan oknum polisi, warga mengadukan kasus itu ke Mapolsek Darul Makmur di Alue Bilie, Senin (18/4) jelang dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Agus Andrianto SIK melalui Kapolsek Darul Makmur, Ipda Sujono yang ditanyai Serambi, kemarin membenarkan telah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya keributan di kompleks perusahaan perkebunan di Kecamatan Tripa Makmur, sehingga ada sejumlah warga yang ditangkap. “Ini kesalahpahaman saja, namun kita sedang menyelidiki,” kata Sujono.

Menurutnya, pihak kepolisian yang belakangan diketahui dari Direktorat Kriminal Umum Polda Aceh sedang melakukan operasi mengejar dan menangkap warga yang diduga mencuri sawit di Kompleks PT GSM di Tripa Makmur. “Saat melihat ada pergerakan massa membawa senjata tajam, polisi membubarkan dengan tembakan peringatan,” kata Sujono.

Sujono juga mendapat informasi ada sejumlah warga yang diamankan namun belum diketahui dibawa ke mana. “Saya kurang tahu, coba saja cek ke Dirkrimum Polda,” kata Sujono.(edi) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id